Agus Ajak Warga Lestarikan Satwa yang Dilindungi

Redaksi

Kamis, 29 November 2018 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Netizenku.com): Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Agus Istiqlal, membuka pelatihan Kajian Penghidupan Berkelanjutan atau Sustainable Livelihood Asessment untuk team penyusunan RPJMDes Pemerihan, Ulok Mukti dan Penengahan di aula Losmen Sunset Beach, Pekon Wayredak, Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (29/11).

Kegiatan tersebut dihadiri juga Staf Ahli Bupati, Audi Marfi, Kepala Balai Besar Taman Nasional yang diwakilkan oleh Suhana, Manager perlindungan badak Indonesia Muniful Hamid, para peserta dan narasumber pelatihan.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan melalui yayasan badak Indonesia dan akan digelar selama tiga hari dari tanggal 29 November-1 Desember,  dengan diikuti oleh tim sebelas dari tiga pekon yakni Pekon Pemerihan, Ulok Mukti dan Penengahan dengan peserta sebanyak 38 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan Bupati Pesibar, Agus Istiqlal, bahwa badak sumatera merupakan satwa penjelajah yang hidup dalam kelompok-kelompok kecil meskipun pada umumnya badak hidup secara menyendiri.

\”Untuk kita ketahui bahwa di pulau sumatra populasi badak sumatera terkonsentrasi di taman nasional bukit barisan dengan jumlah 60-80 ekor, taman nasional gunung lauser dengan jumlah 60-80 ekor, taman nasional Way Kambas berjumlah 15-25 ekor dan taman nasional kerinci seblat diperkirakan telah punah,\” jelas Agus.

Dengan demikian mengingat jumlah populasi badak sumatera sudah hampir punah , maka wajar jika kemudian uni internasional untuk konservasi alam menetapkan status badak sumatera dalam konservasi kritis yang merupakan satu tingkat di bawah status konservasi punah.

\”Menurunnya jumlah populasi badak sumatera disebabkan oleh perburuan liar untuk mengambil cula dan anggota tubuh lainnya,\” tambahnya.

Faktor utama penurunan populasi badak sumatera saat ini adalah berkurangnya habitat akibat deforestasi hutan dan kebakaran hutan. akibat semakin berkurang dan rusaknya hutan pada beberapa tahun terakhir sering kali dilaporkan kemunculan badak bercula dua ini di daerah pemukiman warga dan perkebunan.

Sebagai masyarakat Pesibar  kita semua patut berbangga karena daerah kita berada di sekitar kawasan TNBBS yang memiliki keanekaragaman hayati.

Pihaknya mengajak semua agar mencintai alam dan kita wariskan kepada anak cucu kita untuk turut berpartisipasi aktif dalam memulihkan kondisi kawasan dan penyelamatan makluk hidup yang hidupnyatergantung pada hutan.

\”Saya mengajak masyarakat untuk ambil bagian melindungi satwa-satwa yang ada di TNBBS dengan cara menjaga dan melestarikan habitatnya,\” pungkasnya. (agus)

Berita Terkait

Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
Bumi Lebu Bercerita, Warga Bercanda, Begitulah Ngejalang Fest 2025 Adanya
Ngejalang Fest 2025, Bumi Lebu Pesisir Barat Siap Menyala!
Ngejalang Fest Bumi Lebu: Desa Mini, Budaya Maksimal dan Drama Pantun Tanumbang
Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Pesisir Barat
Keluarga Karya Kartadilaga Pulang Kampung ke Pulau Pisang
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:15 WIB

HUT Ke-81 RI, 422 WBP Lapas Kalianda Terima Remisi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:13 WIB

HUT Ke-81 RI, Menara Siger Jadi Panggung Semangat Kemerdekaan dari Gerbang Selatan Sumatra

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Putri Zulhas Rayakan HUT RI Bersama Warga Palas

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Buka Akses Pendidikan Gratis, Bupati Egi Resmikan Ponpes dan SMP IT Muhammad Al-Fatih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Bupati Egi Dukung Lampung Selatan Jadi Bagian HPN dan Porwanas 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Lampung Selatan Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan dari Kemendagri

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:30 WIB

HUT RI ke-81, BHC Jadi Pusat Perayaan di Lampung Selatan

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB