Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis di Dusun Pagar Jarak Terkesan Tertutup

Redaksi

Rabu, 14 Juli 2021 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Tabir pembunuhan sadis terhadap DS (32) yang tubuhnya ditemukan di area ladang Dusun Pagar Jarak Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Tanggamus, telah terungkap. Mulai siang ini (14/7), pada lini masa Facebook dan juga group WhatsApp beredar foto dan video dua terduga pelaku.

Masing-masing terduga pelaku berinisial S-A dan Ba. Dalam foto dan video yang beredar, terduga pelaku SA mengenakan kaos oblong warna biru dan sweater hodie hitam. Pada betis kanan yang mengenakan celana jins panjang, terdapat balutan perban. Diduga betis kanan S-A dilubangi timah panas petugas.

Sementara terduga pelaku Ba, berpostur tubuh lebih kecil dibandingkan badan S-A. Dalam foto yang beredar, Ba mengenakan kaos oblong coklat tua dengan celana boxer kuning pendek. Betis kanan Ba pun senasib dengan S-A.

Baca Juga  KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun sangat disayangkan, Polres Tanggamus terkesan sangat membatasi akses informasi terkait penangkapan dua terduga pelaku pembunuh bos Dede Cell Gisting ini kepada awak media.

Bahkan siang ini, saat dilakukan rekonstruksi internal penyidik di tempat kejadian perkara yang langsung menghadirkan dua terduga pelaku, sama sekali tidak ada pemberitahuan kepada awak media.

Hal itu sangat berbanding terbalik jika disandingkan dengan kinerja dan keterbukaan Polda Metro Jaya (PMJ) dan polres jajaran.

Di sana, awak media bisa dengan sangat mudah cepat mengakses informasi yang memang layak diketahui publik. Hampir tidak ada pembatasan informasi terhadap jurnalis.

Apapun update atau progres terkini sebuah kasus yang ditangani PMJ, para jurnalis selalu mendapatkan pembaharuan informasinya. Sebagai mitra kepolisian, PMJ sangat menghargai eksistensi para wartawan. Terlebih pada kasus-kasus menonjol, koordinasi antara PMJ dan jurnalis sangat intens.

Baca Juga  Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi

Hingga tulisan ini diterbitkan, Netizenku.com pun belum mendapatkan keterangan resmi dari polisi terkait kronologi lengkap penangkapan. Motif yang melatarbelakangi dua pria muda menjelma sebagai malaikat pencabut nyawa bagi korban Dede Saputra pun masih samar.

Foto-foto dan video singkat berisi dua pria yang diduga menjadi pelaku pembunuh DS, yang berseliweran di Facebook dan WhatsApp, coba dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Tanggamus, Iptu. Ramon Zamora, S.H.

“Benar Mas, sudah ditangkap, sedang menuju TKP awal. Baru sampai Polsek Pugung,” kata Ramon Zamora.

Baca Juga  KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?

Sejak waktu ditemukan jenazah DS di Pekon Tiuh Memon, Senin (12/7) pagi, oleh salah seorang petani hingga sebelum dua terduga pelaku tertangkap, opini tentang motif pembunuhan berkembang liar di kalangan masyarakat.

Termasuk salah satunya dugaan motif sakit hati akibat jalinan cinta segitiga sejenis (homoseksual) antara korban dengan dua terduga pelaku. Kendati korban sendiri memiliki istri yang kini tengah berbadan dua. Diperkirakan sedang hamil tua berusia delapan bulan.

Namun informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, korban Dede Saputra diduga memiliki kelainan orientasi seksual. Yaitu penyuka sesama jenis. Dugaan motif adanya jalinan cinta segitiga sejenis yang melatarbelakangi pembunuhan ini, Ramon Zamora membenarkannya.

“Iya benar itu motifnya,” singkat mantan Kapolsek Pulaupanggung itu melalui pesan WhatsApp. (Rapik)

Berita Terkait

KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?
Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi
Dewan Pers Desak Diplomasi Luar Biasa untuk Bebaskan Jurnalis RI
Ketum ABR-I: Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tak Perlu Dikriminalisasi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
“Pidsus Cerdas Pasti Bisa” Tangkap 3 Elit PT LEB dalam Skandal PI Rp271 Miliar
CSR BI: Triga LSM Lampung Desak KPK Periksa Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
Warga Way Kanan Menggulung Tambang Emas Ilegal di PTPN 1, Temuannya Mencengangkan!

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi Solar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:40 WIB

Pangdam XXI/RI Tinjau Pembangunan KDKMP di Lampung Barat

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:06 WIB

RSUD Abdul Moeloek dan KAI Perluas Layanan Kesehatan Lewat Rail Clinic

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:43 WIB

Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:27 WIB

Mardiana Tuding Dewan Pendidikan Lampung Mirip LSM

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi Solar

Sabtu, 27 Jun 2026 - 16:35 WIB

Pringsewu

Polres Pringsewu Siagakan 285 Personel Amankan Kunjungan Jokowi

Jumat, 26 Jun 2026 - 10:45 WIB

Lampung

Pangdam XXI/RI Tinjau Pembangunan KDKMP di Lampung Barat

Jumat, 26 Jun 2026 - 10:40 WIB