TKW asal Indonesia Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Avatar

Selasa, 30 Oktober 2018 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuti Tursilawati (Foto: Istimewa/Nk)

Tuti Tursilawati (Foto: Istimewa/Nk)

Lampung (Netizenku.com): Tragis. Nasib malang kembali menimpa tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia di Arab Saudi.

Tuti Tursilawati dari Majalengka, Jawa Barat dihukum mati dan telah dieksekusi oleh Kerajaan Arab Saudi pada Senin (29/10/2018) waktu setempat.

\”Ya betul. Tunggu jam 3 sore ada konferensi pers,\” ujar Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, saat dikonfirmasi, Selasa (30/10/2018).

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan BNP2TKI tengah menuju rumah keluarga almarhumah.

\”Sekarang staf Kemenlu dan BNP2TKI menuju kediaman almarhumah,\” jelas Nusron.

Sebelum divonis dan dieksekusi mati, Tuti memukulkan sebatang kayu ke majikannya, seorang pria tua bernama Suud Malhaq Al Utibi.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Peristiwa itu terjadi di rumah majikannya tersebut di kota Thaif, yang berjarak 87 kilometer sebelah timur Kota Mekah, pada 11 Mei 2010 silam.

Melihat majikannya terkapar karena pukulannya, Tuti berusaha kabur dari rumah.

Selanjutnya, Tuti bertemu sekelompok pria, sekitar sembilan orang. Awalnya, pria-pria itu berjanji akan membantu perjalanan Tuti ke Mekah, lepas dari rumah majikannya di Thaif.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Namun ternyata Tuti dibawa ke rumah kosong, lalu mengalami pelecehan seksual. Tuti disebut digilir sembilan pria durjana itu.

Tuti divonis mati gara-gara membunuh majikannya. Ibu Tuti, Iti Sarniti, menceritakan bahwa Tuti bukan membunuh majikannya, namun membela diri. (dtc/lan)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:49 WIB

Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:49 WIB

Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Senin, 18 Mei 2026 - 15:39 WIB

I Made Suarjaya Minta Kisruh Pimpinan Lamteng Diselesaikan

Senin, 18 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pemprov Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Senin, 18 Mei 2026 - 14:14 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung Datangi KPPG

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB