GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Bandar Lampung akan menggelar rangkaian Pesta Gotilon mulai 19 Juli hingga puncak acara pada 9 Agustus 2026. Perayaan syukur tahunan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai marsiadapari, semangat saling membantu, melayani, dan bergotong royong dalam kehidupan bergereja.

Bandar Lampung (Netizenku.com): Pendeta GKPI Resort Bandar Lampung, Sastra Marito Sihite, mengatakan Gotilon merupakan tradisi syukur yang telah lama hidup dalam masyarakat Batak dan terus dipelihara di tengah kehidupan jemaat.

“Gotilon mengajarkan bahwa setiap berkat berasal dari Tuhan. Rasa syukur itu kami wujudkan dalam bentuk persembahan, pelayanan, dan nilai marsiadapari,” ujar Sastra melalui siaran pers, Kamis (16/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Menurutnya, Gotilon awalnya merupakan persembahan syukur dari sebagian hasil panen. Seiring perkembangan zaman, maknanya meluas menjadi ungkapan syukur atas seluruh berkat Tuhan yang diterima melalui pekerjaan, usaha, maupun profesi. Dalam kehidupan bergereja, tradisi tersebut menjadi sarana mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan sekaligus mempererat persekutuan jemaat.

Sastra menjelaskan, marsiadapari merupakan nilai luhur masyarakat Batak yang mengajarkan sikap saling membantu dan menopang dalam berbagai pekerjaan maupun kebutuhan bersama. Berakar dari budaya agraris, nilai tersebut tetap relevan dan terus diwujudkan melalui pelayanan gereja.

“Nilai-nilai itulah yang menjadi dasar penyelenggaraan Pesta Gotilon GKPI Bandar Lampung,” katanya.

Selain sebagai ungkapan syukur, Pesta Gotilon tahun ini juga menjadi momentum kebersamaan jemaat dalam mendukung pembangunan konsistori dan gedung Sekolah Minggu yang lebih representatif. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang pelayanan gereja sekaligus menjadi ruang yang nyaman bagi anak-anak untuk bertumbuh dalam iman.

Baca Juga  Eva Minta Warga Cegah Kebakaran dengan Cek Instalasi Listrik

“Pesta Gotilon bukan hanya perayaan, tetapi juga tentang kebersamaan dan pelayanan. Kami berharap nilai marsiadapariterus hidup dan menjadi kekuatan bagi jemaat dalam melayani sesama,” ujar Sastra.

Ketua Panitia Pesta Gotilon, Nico Tobing, mengatakan rangkaian kegiatan dirancang untuk melibatkan seluruh lapisan jemaat. Kegiatan diawali dengan lomba memasak dan lomba line dance pada 19 Juli, dilanjutkan donor darah pada 25 Juli sebagai bentuk kepedulian sosial.

Selanjutnya, jalan sehat dan senam lansia akan digelar pada 1 Agustus, disusul kegiatan upgrading majelis pada 8 Agustus sebagai upaya meningkatkan kapasitas para pelayan gereja. Seluruh rangkaian akan ditutup dengan Pesta Gotilon pada 9 Agustus 2026.

Baca Juga  Eva Bekali 580 Calon Jemaah Umrah Bandar Lampung

“Rangkaian kegiatan ini kami susun agar Pesta Gotilon tidak hanya dirasakan sebagai perayaan satu hari, tetapi menjadi perjalanan bersama yang melibatkan anak-anak, pemuda, orang dewasa hingga lansia. Ada semangat melayani, belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama,” kata Nico.

Pesta Gotilon merupakan tradisi syukur di gereja-gereja Batak yang tidak hanya dimaknai sebagai persembahan, tetapi juga sebagai wujud nyata rasa syukur melalui pelayanan, penguatan persekutuan, dan semangat saling menopang dalam kehidupan bersama. Nilai marsiadapari yang menjadi ruh perayaan tersebut diharapkan terus hidup sebagai budaya gotong royong di tengah jemaat. (*)

Berita Terkait

Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih
Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Benahi Halte dan JPO, Pengelola Diminta Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:24 WIB

BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Pemkab Tubaba Ingatkan Warga Jangan Tergiur Hasil Instan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Warga Buay Bulan Bersiap Sampaikan Aspirasi, Konflik HGU PTPN 1 Masuk Babak Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Tak Mau Kecolongan, PMT Tubaba Periksa Ketat Berkas Balon Kepalo Tiyuh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Tekan Inflasi dari Pasar, Pemkab Tubaba Pantau Harga dan Pasokan Pangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:59 WIB

SINITA Tubaba Dimatangkan, 50 Pasangan Jadi Sasaran Tahap Awal

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:19 WIB

32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Tubaba Gandeng BSI Perluas Akses Pembiayaan, KUR Super Mikro Sasar Petani hingga UMKM

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tak Mau Kecolongan, PMT Tubaba Periksa Ketat Berkas Balon Kepalo Tiyuh

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:37 WIB

Tulang Bawang Barat

Tekan Inflasi dari Pasar, Pemkab Tubaba Pantau Harga dan Pasokan Pangan

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:12 WIB

Tulang Bawang Barat

SINITA Tubaba Dimatangkan, 50 Pasangan Jadi Sasaran Tahap Awal

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:59 WIB