Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo Wibowo meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah, Selasa (14/7/2026).
Bandar Lampung (Netizenku.com): Monitoring dilakukan untuk memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas makanan, distribusi, maupun manfaat yang diterima para siswa.
Eva Dwiana mengatakan hasil peninjauan menunjukkan makanan yang disajikan kepada para peserta didik layak dikonsumsi. Bahkan, ia mengaku telah mencicipi langsung menu yang disediakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di luar dugaan ternyata kita cicipi, makanannya enak. Tinggal nanti koordinasi saja. Kalau pemerintah sudah turun, jaksa, insyaallah tidak ada lagi makanan yang tidak enak, yang mentah, atau kurang baik,” ujar Eva.
Ia menambahkan, mulai pekan depan pengelolaan kantin sekolah akan dilibatkan dalam pelaksanaan Program MBG guna mendukung kelancaran distribusi makanan.
“Mulai minggu depan kantin-kantin yang pegang,” katanya.
Sementara itu, Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo mengatakan Kejaksaan bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung sengaja turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan Program MBG terlaksana dengan baik.
Menurutnya, kegiatan serupa akan dilakukan secara bertahap di berbagai kabupaten dan kota di Lampung sebagai bentuk pengawasan terhadap program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden RI serta menjadi perhatian Jaksa Agung.
“Insyaallah kami akan roadshow ke berbagai daerah untuk memastikan program pemerintah Bapak Presiden dan perintah Jaksa Agung dapat terselenggara tepat sasaran, sukses, dan memberikan manfaat semaksimal mungkin bagi anak-anak kita tercinta,” tegasnya.
Danang menegaskan Kejaksaan hadir sebagai mitra strategis pemerintah untuk memastikan Program MBG berjalan sesuai tujuan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami di kejaksaan sebagai mitra strategis pemerintah memastikan program ini berjalan baik dan hadir untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)








