Kegiatan Karya Bakti TNI Kodim 0424/TGM Tahun 2026 di Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, resmi ditutup oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di Balai Pekon Banjarejo, Kamis (30/7/2026).
Pringsewu (Netizenku.com): Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0424/TGM, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Karya Bakti TNI. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.
“Karya Bakti TNI yang telah kita laksanakan bersama ini bukan sekadar pembangunan sarana fisik, melainkan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong, berbagai hambatan di lapangan dapat diselesaikan melalui kebersamaan,” kata Riyanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan, program tersebut sejalan dengan visi Pringsewu Makmur. Pembangunan fasilitas umum dan akses jalan diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Pekon Banjarejo menjadi lebih mandiri dan maju.
Selain memberikan manfaat pembangunan fisik, Karya Bakti TNI juga dinilai memperkuat nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan semangat gotong royong, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif.
Riyanto menegaskan, berakhirnya kegiatan fisik Karya Bakti TNI bukan menjadi akhir dari pembangunan, melainkan awal tanggung jawab bersama untuk menjaga dan memanfaatkan hasil yang telah dicapai.
“Berakhirnya kegiatan fisik Karya Bakti TNI ini sejatinya adalah awal dari tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh warga untuk merawat hasil pembangunan, mempertahankan semangat gotong royong, meningkatkan produktivitas ekonomi pekon, serta menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Acara penutupan dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Dandim 0424/TGM Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, kepala pekon, serta tokoh masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pringsewu juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan tersebut disambut antusias warga sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan. (*)








