Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional

Reza

Kamis, 24 September 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pringsewu mencapai 5,44 persen, berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung dan nasional. Capaian tersebut menempatkan Pringsewu di peringkat keempat dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Pringsewu (Netizenku.com): Sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama perekonomian Pringsewu dengan kontribusi mencapai 23,22 persen.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Pringsewu bersama Kementerian Dalam Negeri di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Kamis (24/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski mencatat pertumbuhan ekonomi positif, Pringsewu masih menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 4,65 persen atau masih di atas rata-rata Provinsi Lampung.

Untuk mengatasi persoalan tersebut sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, Pemkab Pringsewu menjalankan sejumlah program inovatif.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Pangan Beras Tahap II kepada 555 Warga Bumiarum

Salah satunya melalui program Corporate Farming di Pekon Pujodadi, Kecamatan Pardasuka. Program tersebut memiliki luas lahan pilot project sekitar 50 hektare, terdiri atas lahan bengkok seluas 14 hektare dan lahan milik petani 36 hektare.

Kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan pertanian modern berbasis koperasi.

“Di antaranya melalui program Corporate Farming di Pekon Pujodadi, Kecamatan Pardasuka, dengan total luas lahan pilot project sekitar 50 hektare yang akan dikembangkan menjadi kawasan pertanian modern berbasis koperasi,” kata Riyanto.

Selain itu, Pemkab Pringsewu mendorong hilirisasi produk unggulan daerah, salah satunya pengolahan ubi kayu menjadi tepung mocaf. Program tersebut diproyeksikan memiliki potensi perputaran ekonomi mencapai Rp337,5 miliar dan menyerap 5.258 tenaga kerja pada 2029.

Baca Juga  Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Program lainnya berupa pemagangan tenaga kerja ke Jepang. Pada 2025, sebanyak 58 tenaga kerja terampil telah diberangkatkan. Sementara pada 2026, pemerintah daerah menargetkan 100 tenaga kerja dapat mengikuti program tersebut, dengan 73 orang telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan atau medical check up.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Pringsewu juga mempercepat pembangunan lampu jalan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi baru di setiap pekon.

Langkah lainnya berupa percepatan penataan wajah kota, termasuk penataan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Riyanto mengatakan, percepatan pertumbuhan ekonomi daerah perlu didukung sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, terutama setelah ditetapkannya target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Baca Juga  PWI Pringsewu Bekali Siswa MAN 1 dengan Keterampilan Jurnalistik dan Literasi Media

“Dibutuhkan sinergitas dari pemerintah daerah melalui kebijakan dan program yang selaras dengan kebijakan nasional,” ujarnya.

Ia berharap sinergi dan komitmen tersebut dapat memastikan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah tidak berhenti sebagai target dalam dokumen perencanaan, tetapi diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan semangat kolaborasi, kerja nyata, dan tanggung jawab bersama, mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah untuk memperkuat perekonomian Kabupaten Pringsewu yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pemerintahan Desa Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Satria Gunawan, S.E., M.M., selaku Tim Kerja Pemantauan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah, serta jajaran Pemkab Pringsewu, DPRD, dan Forkopimda Kabupaten Pringsewu. (*)

Berita Terkait

Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan
Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata
Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak
Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi
6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026
Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi
Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

Rabu, 23 September 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun

Rabu, 23 September 2026 - 12:30 WIB

Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal

Selasa, 22 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Sabtu, 12 September 2026 - 14:12 WIB

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Jumat, 11 September 2026 - 20:41 WIB

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Kamis, 10 September 2026 - 17:19 WIB

DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terbaru

Lampung

Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:16 WIB