DPRD Lampung, Swadaya Warga Bangun Jalan Jadi Evaluasi bagi Pemkab Lampung Timur

Tauriq Attala Gibran

Senin, 20 Juli 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi nyata ditunjukkan oleh warga Dusun 15 dan Dusun 16, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sribawono, Kabupaten Lampung Timur. Bosan menunggu respons pemerintah, mereka berinisiatif melakukan pembangunan jalan swadaya. Warga secara sukarela mengumpulkan iuran mulai dari Rp100 ribu hingga Rp250 ribu per orang untuk mengecor jalan lingkungan sepanjang 4 kilometer.

Lampung (Netizenku.com): Langkah gotong royong warga ini pun memantik perhatian sekaligus apresiasi dari Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri.

Mukhlis Basri menilai, aksi pasang badan yang dilakukan masyarakat ini kemungkinan dipicu oleh keterbatasan anggaran atau fiskal yang dihadapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur.

Baca Juga  Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang ikut berkontribusi dalam membangun jalan. Kemungkinan karena keterbatasan fiskal pemerintah kabupaten, masyarakat akhirnya berinisiatif,” ujar Mukhlis, Senin (20/7/2026).

Ia menduga kuat bahwa akses jalan yang dicor tersebut berstatus sebagai jalan kabupaten. Sepanjang pengalamannya, belum pernah ada cerita warga sampai harus patungan untuk memperbaiki jalan provinsi.

Baca Juga  Yozi Rizal Soroti Lemahnya Perhatian Pemprov Lampung terhadap Dunia Sastra

“Kalau jalan provinsi, kami belum pernah mendengar ada masyarakat yang harus bergotong royong atau iuran,” jelasnya.

Meski infrastruktur merupakan tanggung jawab mutlak pemerintah, Mukhlis menegaskan bahwa aksi swadaya ini sama sekali bukan hal yang negatif. Fenomena ini justru menjadi tamparan positif sekaligus bukti tingginya kepedulian masyarakat terhadap daerahnya.

Menurutnya, warga kemungkinan besar sudah terlalu lama menunggu realisasi perbaikan dari pemerintah daerah setempat.

“Menurut saya itu bukan hal yang buruk. Justru menunjukkan bahwa masyarakat sudah cukup lama menunggu respons dari pemerintah daerah terkait kondisi jalan tersebut,” tegasnya.

Baca Juga  Angkasa Pura Indonesia Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Mukhlis berharap agar aksi gotong royong warga di Bandar Agung ini menjadi bahan evaluasi dan masukan berharga bagi Pemkab Lampung Timur dalam menyusun kebijakan infrastruktur ke depan.

Masyarakat telah menunjukkan perannya secara aktif. Kini, bola panas ada di tangan pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat agar kasus serupa tidak perlu terulang di wilayah lain. (*)

Berita Terkait

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian
Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB