Tangani Pasien Covid-19, Tenaga Medis Tubaba Dapat Tambahan Insentif

Redaksi

Minggu, 3 Mei 2020 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sebanyak 26 orang tenaga medis dan non medis yang menangani empat pasien terjangkit virus Corona atau Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendapat insentif dari Pemkab setempat.

Insentif tersebut diberikan Pemkab berdasarkan 4 kelompok penerima, yakni untuk dokter spesialis mendapatkan insentif senilai Rp7,5 juta/bulan, dokter umum senilai Rp5 juta/bulan, tenaga kesehatan dan perawat senilai Rp3,5 juta/bulan, dan tenaga non medis senilai Rp2 juta/bulan.

Baca Juga  Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Bupati Tubaba, Umar Ahmad SP, melalui Kepala Dinas Kesehatan, Majril, S.Kep, Ns, MM, mengatakan insentif untuk 26 orang tenaga medis dan non medis tersebut sudah diberikan kepada penerimanya per bulan Mei 2020 ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Untuk bulan Mei ini sudah kami berikan, insentif ini telah kita siapkan untuk 3 bulan yakni Mei, Juni, dan Juli 2020,\” kata dia kepada wartawan, Minggu (3/5).

Baca Juga  Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Menurutnya, pemberian insentif kepada tenaga medis dan non medis tersebut dilakukan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat. Sementara, terkait insentif yang hanya diberikan kepada tenaga medis dan non medis yang merawat pasien Covid-19 di RSUD Tubaba merupakan kebijakan dari pemerintah daerah kabupaten setempat.

\”Sumber pendanaan insentif ini berasal dari dana APBD Tubaba tahun 2020 yang  telah direfocusing untuk penanganan dan penanggulan Covid-19 di Tubaba, insentif ini juga diberikan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,\” ujarnya.

Baca Juga  Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga

Selain mendapatkan insentif, kata dia, 26 orang tenaga medis dan non medis tersebut juga mendapatkan fasilitas tempat karantina di hotel Berugo Cottage di belakang komplek Islamic Centre Tubaba yang berada di Rawakebo, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

\”Selain memerhatikan masyarakat yang terdampak Covid-19, Pemkab juga memerhatikan tenaga medis. Dan ini mendapat apresiasi dari tim medis,\” pungkasnya. (Arie/Len)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:18 WIB

SMAN 1 Tegineneng Jadi Bukti Mutu Pendidikan Lampung Meningkat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:46 WIB

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung

Senin, 25 Mei 2026 - 21:41 WIB

Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera

Senin, 25 Mei 2026 - 16:03 WIB

DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!

Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB

Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:06 WIB

Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung

Berita Terbaru

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Lampung

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB