Bandarlampung (Netizenku.com): Tim Satgas Pangan Kota Bandarlampung menemukan 30 ton kacang kedelai di salah satu gudang distributor milik Hi Suwondo di Jalan Tamin Tanjung dan Pasar Induk Tamin, Rabu (23/2).
Kepala Dinas Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, dalam keterangan tertulisnya mengatakan inspeksi mendadak (sidak) dilakukan sehubungan dengan isu kelangkaan kacang kedelai di pasaran.
“Tidak ditemukan kelangkaan kacang kedelai dengan ketersediaan stok sebanyak 30 ton di gudang Hi. Suwondo,” kata dia, Kamis (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Distribusi Kedelai Masih Lancar Tapi Gula Mulai Tersendat
Selain menemukan stok kedelai 30 ton, Satgas Pangan juga menyampaikan terjadi kenaikan harga secara bertahap di tingkat pemasok, yang semula Rp9.900/kg pada awal tahun menjadi Rp11.000/kg saat ini.
“Hal ini mengakibatkan terjadinya kenaikan harga di tingkat distributor berkisar Rp11.500/kg. sehingga daya beli produsen tempe dan tahu melemah,” ujar dia.
Sidak di Pasar Tamin, lanjut Kadek, masih ditemukan kacang kedelai untuk konsumsi rumah tangga dengan kisaran harga Rp.13.500/kg.
“Sedangkan penjualan tahu dan tempe di pasaran masih tersedia dengan harga normal,” pungkas Kadek. (Josua)








