Sepuluh Etnis Lampung Timur Rekatkan Bhineka Tunggal Ika

Redaksi

Minggu, 17 November 2019 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Dalam rangka merekatkan Bhinneka Tunggal Ika, sepuluh etnis yang ada di Kabupaten Lampung Timur berkumpul bersama dalam gelaran Festival Kebangsaan Bumi Tuwah Bepadan. Acara tersebut berlangsung di Wisata Kali Jodoh Way Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Sabtu (16/11).

Acara yang digelar oleh Pemerintah Lampung Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik itu dihadiri Bupati, Zaiful Bokhari, Sekretaris Daerah, Syahrudin Putera, para staf ahli dan asisten, Kepala Inspektorat, M Noer Alsyarif, Ketua TP PKK, Putri Ernawati, para kepala OPD dan kepala bagian serta camat dan kepala desa se-Kecamatan Gunung Pelindung.

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporannya sebagai ketua pelaksana, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Syahrul Syah menjelaskan, bahwa maksud dan tujuan digelarnya festival kebangsaan Bumei Tuwah Bepadan ialah untuk memberikan pemahan kepada seluruh komponen bangsa dan masyrakat Lampung Timur khususnya, bahwa NKRI memiliki ciri khas kebhinekaan, ras, suku, budaya dan agama serta bertekad untuk menjadi satu bangsa, satu tanah air, dan satu Bahasa Indonesia. Selain itu juga sebagai upaya membentuk keharmonisan hubungan antar etnis dalam rangka membangun persatuan dan kesatuan di NKRI khususnya di Lampung Timur.

Baca Juga  Sambut Akhir Pekan dengan "Friday Sundown" di Amuse Poolbar & Restaurant Radisson Lampung Kedaton

\”Melalui kegiatan ini kita ciptakan kerukunan, harmonisasi kehidupan antar etnis di Kabupaten Lampung Timur. Dalam kesempatan festival kebangsaan kali ini berasal dari 10 etnis yang ada di Kabupaten Lampung Timur yaitu etnis Lampung, Jawa, Batak, Sunda, Minang, Bugis, Palembang, Bali, Banten dan Tionghoa. Selain itu juga terdapat 1000 orang undangan yang berasal dari berbagai unsur,\” ungkapnya.

\"\"

Sementara Bupati, Zaiful Bokhari menyampaikan, melalui kegiatan tersebut ia berharap agar dapat tercipta kerukunan, harmonisasi kehidupan antar etnis di Kabupaten Lampung Timur.

Baca Juga  Sambut Akhir Pekan dengan "Friday Sundown" di Amuse Poolbar & Restaurant Radisson Lampung Kedaton

\”Dengan telah dilkakukannya ikrar antara etnis, maka ke depan seluruh etnis yang ada dapat bersatu untuk membangun Lampung Timur.
Tadi telah kita saksikan bersama bahwa semua etnis telah bersumpah baik secara adat keratuan melinting maupun dengan adat istiadat kita dan semua telah berikrar untuk bersatu bersama-sama membangun Lampung Timur ini kedepan lebih baik.

Oleh karena itu saya mengajak kita semua yakni seluruh saudara saudara saya yang tadi telah berikrar, mari kedepan kita rapatkan barisan jangan sampai tergoyahkan dan bahu membahu membangun Lampung Timur ini agar lebih baik dari tahun tahun yang lalu.
Yang lebih penting pada kesempatan ini saya mengajak kita semua marilah kita menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan jangan sampai kita terpecah belah oleh orang orang yang ingin memecah belah kita,\” ungkapnya.

Baca Juga  Sambut Akhir Pekan dengan "Friday Sundown" di Amuse Poolbar & Restaurant Radisson Lampung Kedaton

\"\"

Diketahui, pada festival kebangsaan kali ini telah dilakukan prosesi pengukuhan angkat saudara serta pembacaan dan penandatanganan deklarasi persaudaraan oleh 10 etnis. Dalam kesempatan itu Zaiful Bokhari juga menerima gelar Pangeran Nato Negaro (Gelar Adat Dari Keratuan Melinting) dalam rangka diangkatnya ia sebagai saudara oleh Sultan Ratu Idil Muhamad Tihang Igama IV yakni H. Rizal Ismail, SE., MM.

Pada festival kebangsaan tersebut ditampilkan juga berbagai macam kesenian dari 10 etnis yang ada. Etnis Lampung sendiri menampilkan tari melinting dan tari bedana, Jawa yakni Kuda Lumping, Batak (Tari Tor Tor), Bugis (Tari Pakarena, Mappadendang), Palembang (Tari Pagar Pengantin), Minang (Silat Minangkabau, Tari Alang Babega), Sunda (Jaipong), Banten (Silat TTKDH), Bali (Tari Cendrawasih, Baleganjur), dan Tionghoa (Barongsai). (Adv)

Berita Terkait

Sambut Akhir Pekan dengan “Friday Sundown” di Amuse Poolbar & Restaurant Radisson Lampung Kedaton
Plt. Sekretaris DPRD Lampung Barat Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-80
Bappeda Lampung Gelar Workshop Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025-2045
Pemprov Lampung Raih Bhumandala Award 2024
Pj Bupati Tubaba Raih Penghargaan Satya Lencana Bhakti Inovasi Desa
Bawaslu Tanggamus Rampungkan Rekrutmen Anggota PKD Pilkada 2024
Pengumuman Pendaftaran Peserta Calon Anggota Panwaslu Kecamatan Dalam Rangka Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024
PENGUMUMAN SELEKSI CALON ANGGOTA PANITIA PEMUNGUTAN SUARA UNTUK PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI PADA KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2024

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33 WIB

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:29 WIB

Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Senin, 18 Mei 2026 - 22:03 WIB

Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:25 WIB

Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB

Lampung

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:40 WIB

Lampung

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:35 WIB