Sektor Industri di Lembang Diuntungkan Penggunaan CNG

Redaksi

Kamis, 31 Oktober 2019 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembang (Netizenku.com): Tahu susu masih menjadi produk yang cukup asing di telinga bagi warga luar daerah yang berkunjung ke Lembang. Beberapa waktu lalu dalam gelaran media gathering bersama PGN Area Lampung, Netizenku.com berkesempatan berkunjung ke salah satu pelanggan dari sektor industri, yang telah menggunakan energi gas bumi  Compressed Natural Gas (CNG).

Rahmat, perwakilan manajemen Pabrik Tahu Susu Lembang menerima kunjungan tersebut dengan mengajak mengunjungi dapur produksi yang juga berbagai tenant yang menggunakan produk tersebut.

Rahmat mengatakan, tempat usahanya tersebut telah menjadi pelanggan CNG selama tiga tahun, yang sebelumnya menggunakan gas LPG sejak 2008. CNG pemanfaatannya dimulai sejak perebusan kacang kedelai, dari awal mendidihkan air sekitar 40 menit, setelah itu proses terakhir ke penguningan tahu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Ya, sejak tiga tahun lalu sudah menggunakan CNG, sebelumnya pakai gas LPG, namun memang ada perbaikan-perbaikan seperti lubang kompor yang biasa pake LPG kecil, dan pake CNG lebih besar, tetapi itu bukan kendala,” ujarnya.

Rahmat menambahkan, alasannya pindah dari Gas LPG ke CNG karena dirasa lebih hemat sekitar 10-15 persen, itu berdasarkan uji coba selama 1,5 tahun.

“Sewaktu pakai gas LPG biasa pakai tabung 50 kg, satu tabung harganya sekitar Rp600 ribu, sempat pernah naik juga sampai Rp800 ribu, tetapi kalau kelamaan ada gas yang mengendap sekitar 13 kilo, dan tak bisa terpakai, kalau pakai CNG kita bayar sesuai pemakaian, karena tidak ada yang mengendap,” urainya.

Rahmat juga mengatakan, menggunakan CNG banyak keuntungannya, selain secara finansial, dari segi kerja juga lebih praktis dan simpel.

“Pakai CNG hematnya sudah dapat, dari segi kerja pakai CNG juga lebih praktis. Dulu pakai LPG belum kita nyiram, harus pakai selang dulu. Kalau sekarang kita tinggal pakai, tidak harus menyiram air atau apa, juga pematangan lebih cepat, dari segi waktu biasa sejam pakai LPG, tapi pakai CNG cuma 45 menit,” tutupnya.

Strategic Stakeholder Managemen PGN Lampung, Heru Prasetyo yang turut mendampingi awak media mengatakan, Tahu Susu Lembang adalah salah satu oleh-oleh khas Lembang yang amat digemari, dan namanya cukup dikenal.

Di Bandung pemanfaatan energi gas bumi CNG dipandang lebih dikenal UMKM ketimbang di Lampung. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut, media dapat menularkan pemanfaat CNG di kota Bandarlampung. (Leni)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB