Rumah Kosong di Enggal, Dilalap si Jago Merah

Redaksi

Sabtu, 7 Juli 2018 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sebuah rumah kosong di Jalan Way Pengubuan, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, dilalap si jago merah, Sabtu, (7/7) sekitar pukul 13.40 WIB.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Namun, diduga api berasal dari konsleting listrik yang muncul dari bagian belakang.

Sekitar dua puluh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung masih berusaha memadam api yang melahap rumah tersebut, dengan menggunakan satu unit damkar ditambah dua kendaraan operasional pemadam kebakaran yang berada di lokasi.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Tubaba Siap Dibangun, 2.520 Anak Keluarga Kurang Mampu Bakal Dapat Pendidikan Gratis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang saksi, Yuli (63) mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi saat dirinya mencium bau hangus dari bagian luar tempat tinggalnya yang bersebelahan dari tempat tinggalnya.

\”Ya pertama, saya itu cium bau hangus, kemudian saya cari-cari bau hangus itu. Pas saya keluar rumah api sudah gede di samping rumah tersebut,\” katanya.

Baca Juga  Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen

Saat melihat api membesar, lanjut Yuli, dirinya meminta berteriak minta tolong jika terjadi kebakaran. “Saya berteriak minta tolong, terus tetangga keluar. Lalu ada tetangga yang menghubungi pemadam kebakaran,\” cerita dia.

Dia menambahkan, rumah yang terbakar tersebut diketahui milik Rudi Hetapea yang sudah kosong sekitar lima tahunan. \”Yang jelas di dalam rumah itu nggak ada aktivitas sama sekali. Api muncul dari bagian belakang, kayanya sih korsleting listrik,\” pungkasnya.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

Atas peristiwa kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp20 juta rupiah. (Mel)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB