Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

Arie

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mulai memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Bukan hanya memberikan akses permodalan, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan produktivitas usaha sekaligus memastikan petani, peternak, dan pekerja informal mendapatkan perlindungan sosial.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Langkah tersebut terlihat dalam kegiatan Pelayanan Peternakan Terpadu yang dirangkai dengan penyerahan simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro, bantuan Baznas, serta sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Balai Tiyuh Mercu Buana, Kecamatan Way Kenanga, Kamis (6/8/2026).

Program yang menyasar masyarakat tingkat tiyuh itu menjadi bagian dari strategi Pemkab Tubaba memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan, terutama karena sektor pertanian dan peternakan masih menjadi sumber penghidupan mayoritas masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, mengatakan sekitar 70 persen masyarakat Tubaba menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian dan peternakan. Karena itu, pemerintah tidak cukup hanya mendorong produksi, tetapi juga perlu memastikan pelaku usaha memiliki modal, pengetahuan, serta perlindungan ketika menghadapi risiko pekerjaan.

Baca Juga  PAD Tubaba Tembus Rp27,22 Miliar, Baru 45,46 Persen dari Target 2026

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dan bimbingan yang tepat. Keberhasilan peternakan sangat ditentukan oleh kesehatan ternak dan kesiapan modal. Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan pertumbuhan ekonomi warga Tubaba terus bergerak naik,” ujar Nadirsyah.

Menurutnya, penguatan sektor peternakan harus dilakukan dari berbagai sisi. Kesehatan ternak menjadi faktor penting untuk menjaga produktivitas, sementara akses permodalan dibutuhkan agar masyarakat mampu mengembangkan skala usahanya.

Pimpinan KCP Bank Lampung Panaragan Jaya, Robizal, menyampaikan bahwa penyaluran KUR Super Mikro di tiga kecamatan, yakni Way Kenanga, Gunung Agung, dan Lambu Kibang, telah mencapai Rp520 juta untuk 21 debitur.

Baca Juga  Cegah Bullying Sejak Bangku SD, Tubaba Tanamkan Nenemo pada Pelajar

KUR tersebut merupakan kredit bersubsidi pemerintah dengan suku bunga 3 hingga 6 persen serta kemudahan pembiayaan, termasuk tanpa agunan tambahan untuk pinjaman hingga Rp100 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemkab Tubaba bersama Bank Lampung juga berupaya memangkas rantai birokrasi agar akses pembiayaan tidak menjadi hambatan bagi masyarakat kecil.

Verifikasi awal melibatkan kepala tiyuh, sementara proses survei dilakukan secara terpusat di balai tiyuh. Pola tersebut diharapkan membuat proses pengajuan modal lebih mudah, cepat, dan transparan bagi calon debitur.

Di sisi lain, penguatan ekonomi masyarakat juga diarahkan agar berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap pekerja.

Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah, M. Hibatur Rahman, menjelaskan bahwa pekerja sektor informal seperti petani, peternak, dan pedagang dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial dengan iuran mulai Rp16.800 per bulan.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Perkuat Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak Lewat Kolaborasi Forum PUSPA

Perlindungan tersebut mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), termasuk perawatan akibat kecelakaan kerja, serta penggantian upah selama masa perawatan sesuai ketentuan program. Sementara Jaminan Kematian (JKM) memberikan manfaat hingga Rp42 juta, disertai manfaat beasiswa pendidikan bagi anak peserta sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi pekerja informal yang penghasilannya sangat bergantung pada aktivitas fisik setiap hari, perlindungan tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika risiko kecelakaan kerja atau kematian terjadi.

Dengan demikian, strategi yang dibangun Pemkab Tubaba tidak hanya berorientasi pada bagaimana masyarakat mendapatkan modal dan meningkatkan pendapatan, tetapi juga bagaimana usaha mereka dapat bertahan ketika menghadapi risiko.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan
Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita
Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba
Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:10 WIB

Lentera Swara Lampung | 164 | Jumat, 17 Juli 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:36 WIB

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 03:10 WIB

Lentera Swara Lampung | 162 | Senin, 29 Juni 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 01:59 WIB

Lentera Swara Lampung | 161 | Senin, 22 Juni 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:01 WIB

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:05 WIB

Lentera Swara Lampung | 159 | Jumat, 22 Mei 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:53 WIB

Lentera Swara Lampung | 158 | Jumat, 8 Mei 2026

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Audiensi dengan DPRD, Bahas HPN dan Porwanas 2027

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:45 WIB

Lampung

PTPN I Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:07 WIB

Bandarlampung

PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP

Jumat, 28 Agu 2026 - 17:20 WIB