Reses Anggota DPRD, Guru Swasta dan Honorer Keluhkan Insentif

Redaksi

Minggu, 25 April 2021 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukarma Wijaya saat bersilaturahmi dengan Kepala TK, SD, dan SMP Negeri di Gedung Parkir Pemkot setempat, Selasa (16/3). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukarma Wijaya saat bersilaturahmi dengan Kepala TK, SD, dan SMP Negeri di Gedung Parkir Pemkot setempat, Selasa (16/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Anggota DPRD Kota Bandarlampung Fraksi PKS melakukan kegiatan reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarat. Dalam kegiatan tersebut, Yuni Karnelis anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (dapil) I yang meliputi Telukbetung Utara, Telukbetung Selatan, Telukbetung Barat dan Telukbetung Timur menerima keluhan dari guru honor terkait belum keluarnya insentif mereka.

Nilai honor tersebut senilai Rp300 ribu perbulan dan dibayarkan setiap semester. Dan dana tersebut belum dicairkan Juli-Desember 2020. Padahal sudah dijanjikan oleh Wali Kota terdahulu akan dicairkan sebelum Pilwakot 2020.

“Saya menerima keluhan ada guru honor yang belum menerima hak mereka. Adapun haknya berupa insentif dari Kota Bandarlampung pada tahun 2020. Padahal ini sangat membantu para guru honorer tersebut,” kata Yuni, Sabtu (24/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu peserta reses juga menyampaikan bahwa honor guru sekolah negeri sudah dikeluarkan sampai dengan April tahun ini tetapi nilainya tidak sama, yang seharusnya Rp1.200.000/bulan tenyata dibayarkan hanya 600.000/bulan dengan menggunakan dana BOS.

Yuni meminta Pemerintah Kota untuk menyegerakan membayar insentif para guru honor yang tergabung dalam Persatuan Guru Honor Murni (PGHM) dan menindak tegas kepala sekolah yang menyunat gaji guru-guru honor sekolah negeri yang menggunakan dana BOS.

Yuni berharap Pemerintah Kota dengan Dinas Pendidikan bisa menyelesaikan hal-hal di atas. \”Apalagi di masa pandemi ini terasa sekali efeknya terhadap semua profesi pekerjaan,\” kata dia.

Yuni melnjutkan, di bidang pendidikan efek yang terkena terutama guru swasta maupun guru honorer di sekolah negeri. Efek pertama adalah saat ini banyak guru-guru di sekolah swasta maupun guru honorer yang terdampak Covid-19 secara langsung pada sisi ekonomi.

Efek kedua, bahwa guru-guru di sekolah swasta konsep honorariumnya, berdasarkan jumlah jam mengajar yang nominalnya sangat kecil sekali.

\”Belum lagi pembelajaran yang dilakukan secara dalam jaringan (daring) yang diberikan kepada para siswa dan guru-guru dirasa sangat memberatkan,\” ujar dia.

Hal ini dikarenakan, lanjut Yuni, antara siswa dan guru saling ketergantungan dengan kuota internet. Yang terkadang tetap saja guru-guru ini mengeluarkan dana dari kantong sendiri.

\”Perlu kiranya disiapkan anggaran untuk jaringan pengaman sosial, bagi segmen guru seperti ini. Termasuk akan pentingnya paket sembako, yang disiapkan oleh Satuan Tugas Covid 19 untuk guru-guru yang terdampak,” pungkas Yuni. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru