Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Reza

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pringsewu, Senin (27/7/2026).

Pringsewu (Netizenku.com): Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Pringsewu Suherman didampingi para wakil ketua. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, jajaran pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta 32 dari 40 anggota DPRD Pringsewu.

Dalam penyampaiannya, Riyanto berharap Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 dapat segera dibahas secara cermat, objektif, dan konstruktif sesuai ketentuan yang berlaku. Pembahasan tersebut diharapkan menghasilkan kesepakatan yang menjadi dasar penyusunan Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026.

Baca Juga  Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meyakini sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan kebijakan anggaran yang adaptif, efektif, dan tepat sasaran guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Riyanto.

Ia menjelaskan, dalam Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, pendapatan daerah mengalami peningkatan dari yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp1.141.342.744.162 menjadi Rp1.148.352.045.798,41.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Sementara itu, anggaran belanja daerah juga meningkat dari Rp1.153.342.744.162 menjadi Rp1.180.341.891.890,71.

Dengan perubahan tersebut, terdapat defisit anggaran sebesar Rp31.989.846.092,30. Defisit itu kemudian akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan.

“Pada Perubahan KUA-PPAS 2026, berdasarkan hasil audit BPK RI, penerimaan pembiayaan menjadi sebesar Rp31.989.846.092,30. Sedangkan pengeluaran pembiayaan tetap sebesar Rp0,” jelasnya.

Riyanto mengatakan, penerimaan pembiayaan tersebut digunakan untuk menutup defisit anggaran sehingga struktur Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026 tetap dalam kondisi berimbang.

Sebelumnya, pada APBD 2026, penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp12 miliar. Dengan adanya perubahan berdasarkan hasil audit BPK RI, nilai penerimaan pembiayaan meningkat menjadi Rp31,99 miliar.

Baca Juga  Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Bupati berharap pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Kabupaten Pringsewu.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil.

“Semoga pembahasan ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Kabupaten Pringsewu, demi terwujudnya Pringsewu Makmur, menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur
Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional
Sopir di Pringsewu Gelapkan Uang Setoran Penjualan Ayam Rp50,4 Juta
Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi
Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 384 Warga Fajarmulia
Bupati Riyanto Dorong Mocaf hingga Kambing Domba Jadi Penggerak UMKM Pringsewu
Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Harhubnas 2026
Pemkab Pringsewu Perkuat Jaringan Usaha Koperasi melalui Pengembangan Mocaf

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB