Warga Lambu Kibang Serbu Pasar Murah, Minyakita dan Beras SPHP Habis Terjual dalam 1 Jam

Arie

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusiasme masyarakat terhadap Gerakan Serentak Penetrasi Pasar dalam rangka pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, sangat tinggi. Kegiatan pasar murah yang digelar di Pasar Unit 6, Kecamatan Lambu Kibang, Selasa (28/7/2026), diserbu warga hingga seluruh komoditas yang disediakan habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Lampung bersama pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya di tengah dinamika harga pangan.

Pasar murah secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tubaba, Achmad Nazarudin.

Baca Juga  Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Tubaba Jadi Ajang Bentuk Karakter Siswa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Achmad Nazarudin mengatakan, gerakan penetrasi pasar menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi, khususnya pada komoditas bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan harga kebutuhan tetap terjangkau serta menjaga daya beli masyarakat,” ujar Achmad.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tubaba menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, di antaranya Minyakita sebanyak 1.800 liter dengan harga Rp15.500 per liter, serta Beras SPHP sebanyak 1 ton atau 200 karung kemasan 5 kilogram dengan harga Rp58.000 per karung.

Baca Juga  Harga Gabah dan Jagung Naik, Komoditas Unggulan Tubaba Masih Stabil di Tengah Kemarau

Sejak kegiatan dimulai, ratusan masyarakat langsung memadati lokasi pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Tingginya permintaan membuat seluruh stok yang disiapkan pemerintah habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam.

Achmad Nazarudin menyebut tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa program penetrasi pasar sangat dibutuhkan, terutama untuk membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga kestabilan daya beli masyarakat.

Baca Juga  TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian harga serta kelancaran distribusi bahan pangan.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap harga kebutuhan pokok tetap terkendali, distribusi berjalan lancar, dan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Gerakan Serentak Penetrasi Pasar ini menjadi salah satu upaya Pemkab Tubaba dalam mendukung program pengendalian inflasi nasional, sekaligus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.(*)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB