Puluhan Tahun Rusak, Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Kini Pangkas Waktu Tempuh Jadi 5 Menit

Tauriq Attala Gibran

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah lebih dari 30 tahun menanti, warga Kabupaten Tulang Bawang akhirnya bisa bernapas lega. Pembangunan Jalan Provinsi ruas Gedong Aji–Umbul Mesir kini menunjukkan progres nyata yang mengubah wajah konektivitas daerah tersebut.

Lampung (Netizenku.com): Pekerjaan fisik yang dimulai sejak April 2026 ini perlahan melenyapkan kubangan lumpur dan jalan rusak yang selama puluhan tahun menghambat aktivitas warga.

Perubahan paling signifikan dirasakan pada ruas Rawa Jitu–Umbul Mesir sepanjang 5,6 kilometer. Jalur yang dulunya menjadi momok bagi distribusi hasil pertanian ini, sekarang sedang memasuki tahap akhir peningkatan kualitas menjadi jalan beton (rigid pavement).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampaknya pun luar biasa. Sebelum proyek ini berjalan, perjalanan dari Kampung Sumber Agung menuju Aji Mesir membutuhkan waktu hingga satu jam akibat kondisi jalan yang rusak parah.

Kini, meski belum sepenuhnya dibeton, waktu tempuh tersebut terpangkas drastis menjadi hanya lima menit.

“Yang tadinya satu jam dari Sumber Agung sampai Aji Mesir, sekarang lima menit sudah nyampe,” ungkap kepala desa setempat dengan penuh syukur.

Perkembangan pesat infrastruktur jalan di Tulang Bawang ini ditinjau langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, pada Rabu (24/6/2026).

Mirzani menegaskan bahwa percepatan mobilitas ini bahkan sudah terjadi sebelum proyek benar-benar rampung.

Baca Juga  405 ASN Pemprov Lampung Dilantik, Gen Z Didorong Jadi Energi Baru Birokrasi

“Ini belum rigid, masih base. Belum rilis total. Tinggal asphalt, layer concrete, lalu di-rigid. Insyaallah September, paling lama Oktober sudah selesai,” ujar Mirza di lokasi peninjauan.

Pembangunan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus menekan biaya logistik.

Perbaikan jalan di Tulang Bawang ini tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga langsung mendongkrak perekonomian kawasan. Buktinya, nilai tanah di sepanjang koridor jalan dilaporkan melonjak hingga dua kali lipat. Selain itu, harga gabah basah di tingkat petani kini ikut merangkak naik hingga Rp7.000 per kilogram.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong KDMP Ubah Pola Ekonomi Desa agar Nilai Tambah Tak Mengalir ke Kota

Pemerintah Provinsi Lampung memastikan bahwa kesejahteraan petani tidak hanya berhenti pada pembangunan jalan. Untuk memperkuat efek hilirisasi dan memberikan nilai tambah, Pemprov Lampung akan mengintegrasikan bantuan mesin pengering (dryer) bagi para petani setempat.

“Besok kita kasih dryer, (harga gabah) naik lagi jadi Rp8.500,” tegas Mirzani.

Dengan transformasi jalan rusak menjadi jalur cepat distribusi ini, Pemprov Lampung menargetkan rantai logistik hasil pertanian semakin efisien. Biaya angkut yang menurun dan harga jual yang meningkat diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani Tulang Bawang secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian
Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB