Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alokasi dana hibah APBD Lampung 2026 senilai lebih dari Rp35 miliar kini tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, anggaran fantastis tersebut dialokasikan untuk pembangunan dan rehabilitasi fasilitas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung serta sejumlah Kejaksaan Negeri (Kejari).

Lampung (Netizenku.com): Kritik keras datang dari DPRD Provinsi Lampung. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Iswan H. Caya, angkat bicara mengenai kebijakan anggaran Pemprov Lampung ini.

Menurut Iswan, langkah Gubernur mungkin bertujuan untuk menjaga harmonisasi dan partisipasi pemerintah daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi fiskal Lampung saat ini sedang menuntut skala prioritas yang lebih ketat.

Baca Juga  Lampung Raih Penghargaan BSSN, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki TTIS Teregistrasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iswan menegaskan bahwa kepentingan langsung masyarakat harus berada di posisi teratas. Kondisi fiskal Lampungseharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan warga dan pembangunan daerah yang menyentuh akar rumput.

“Bukan hanya untuk infrastruktur (institusi), karena porsinya sudah jelas. Masih banyak kebutuhan lain yang juga mendesak,” ujar Iswan H. Caya, saat di wawancarai diruang kerjanya, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga  Mikdar Ilyas Minta Bulog dan Dinas Terkait Bergerak Cepat Kendalikan Harga Beras

Ia kemudian merinci sejumlah kebutuhan riil masyarakat yang saat ini sangat memerlukan sentuhan APBD Provinsi Lampung. Kebutuhan mendesak tersebut mulai dari pembangunan jalan lingkungan, rehabilitasi rumah ibadah, hingga pemenuhan sarana dan prasarana publik lainnya yang selama ini menjadi keluhan warga.

DPRD Lampung meminta Pemprov Lampung untuk menjaga keseimbangan dalam menyusun porsi anggaran hibah. Jangan sampai, besarnya dana hibah untuk instansi vertikal justru mengorbankan hak-hak masyarakat.

Baca Juga  RSUD Abdul Moeloek Apresiasi Kritik Relawan untuk Perbaikan Pelayanan

Iswan khawatir, ketimpangan ini bisa menghambat pembangunan fasilitas publik warga. Bahkan, potensi munculnya persoalan gagal bayar di kemudian hari juga menjadi perhatian serius legislatif.

Sebagai wakil rakyat, DPRD Provinsi Lampung berharap pemerintah daerah tidak mengabaikan suara masyarakat. Keseimbangan alokasi anggaran adalah kunci agar pembangunan di Provinsi Lampung benar-benar dirasakan oleh semua pihak.

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB