Demo di DPRD Lampung, PMII Minta MBG Dievaluasi

Tauriq Attala Gibran

Senin, 29 Juni 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (29/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah, salah satunya mendesak evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lampung (Netizenku.com): Koordinator aksi, Fakih Ilham Kusesi, mengatakan demonstrasi itu menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Hari ini kami menyampaikan aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan yang kami nilai harus segera ditindaklanjuti pemerintah, baik persoalan nasional maupun yang terjadi di Lampung,” kata Fakih.

Baca Juga  Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bidang ekonomi, PMII meminta pemerintah menghentikan pemborosan APBN, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai membebani anggaran negara.

“Kami juga meminta pemerintah mengevaluasi program-program yang dinilai belum efektif dan memastikan anggaran negara benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, PMII juga menyampaikan tuntutan di bidang penegakan hukum, antara lain mendesak pencabutan Undang-Undang Polri, pengesahan RUU Perampasan Aset, mengembalikan TNI pada fungsi pertahanan negara, mengusut dugaan pelanggaran HAM, menghentikan kriminalisasi terhadap aktivis, serta membebaskan peserta aksi yang ditangkap aparat.

Baca Juga  Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Di sektor pendidikan, massa meminta pemerintah meningkatkan anggaran pendidikan, memperhatikan kesejahteraan guru, mewujudkan target nol anak putus sekolah pada 2026, serta menghentikan komersialisasi pendidikan.

Sementara di bidang reforma agraria, PMII mendesak penyelesaian konflik lahan, percepatan redistribusi tanah pascapencabutan HGU, serta penguatan perlindungan hukum bagi masyarakat dan petani.

PMII juga meminta pemerintah daerah menerapkan pengelolaan fiskal yang lebih efisien melalui pengurangan belanja seremonial, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), serta penguatan sektor UMKM.

Selain itu, massa mendesak aparat penegak hukum mengusut praktik tambang ilegal, mengevaluasi seluruh izin pertambangan secara transparan, serta menuntaskan proyek-proyek mangkrak yang dinilai merugikan masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kementerian PKP Percepat Penanganan RTLH

“Kami juga mendesak aparat penegak hukum mengusut praktik tambang ilegal, mengevaluasi seluruh izin pertambangan secara transparan, serta menuntaskan proyek-proyek mangkrak yang merugikan masyarakat,” tegas Fakih.

Sebelumnya, pada Kamis (25/6/2026), Aliansi Lampung Bersatu Awasi Kebijakan dan Anggaran juga menggelar aksi di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung. Dalam aksi tersebut, massa turut mendesak pemerintah mengaudit Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran publik. (*)

Berita Terkait

Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak
Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober
Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi
Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan
HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran
Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang
Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB