PPPA Himbau Masyarakat Berani Lapor Ketika Menjadi Korban Kekerasan

Luki Pratama

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PPPA Lampung, Fitrianita Damhuri, pada saat menggunakan bingkai hari anak nasional 2023. Foto: tim sosial media PPPA Lampung.

Kepala Dinas PPPA Lampung, Fitrianita Damhuri, pada saat menggunakan bingkai hari anak nasional 2023. Foto: tim sosial media PPPA Lampung.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, menyampaikan keprihatinannya terkait peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terungkap belakangan ini.

Menurutnya, banyak kasus yang baru diketahui meskipun sudah terjadi beberapa tahun sebelumnya.

“Ya, jadi memang banyak kasus yang kita temui sekarang, terutama yang korbannya itu sudah banyak dan ternyata itu terjadi dari beberapa tahun sebelumnya,” ujarnya kepada awak media, Kamis (13/6).

Baca Juga  Hampir 11 Ribu Ton Subsidi Jagung LN Disalurkan Ke Peternak Unggas

Ia menghimbau seluruh masyarakat untuk berani melaporkan jika mengalami atau melihat kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Untuk mencegah ini, kami sangat menghimbau seluruh masyarakat untuk bisa berani melaporkan kalau mengalami ataupun melihat ada korban kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tegasnya.

Harapan utama dari pelaporan tersebut adalah untuk memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan dan mencegah terjadinya korban-korban lain di masa mendatang.

Baca Juga  Momen Hari Pahlawan, Ferdy Ferdian Ajak Pemuda Kenang Perjuangan Pahlawan

“Harapannya pertama, membuat efek jera bagi pelaku. Kemudian yang kedua, yang paling penting adalah kita bisa mencegah terjadinya korban-korban lain berjatuhan,” jelas dia.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dalam menjaga perempuan dan anak dari tindakan kekerasan.

“Semakin aware masyarakat, semakin waspada. Sehingga kekerasan terhadap perempuan dan anak juga bisa sama-sama kita jaga,” tambahnya.

Baca Juga  Lampung Fair 2018: Way Kanan Sumbangkan Penjualan Kopi untuk Bencana Sulteng

Dia berharap penanganan kasus kekerasan ini bisa dilakukan secara simultan mengingat jumlah korbannya yang cukup banyak.

“Mudah-mudahan kita bisa simultan ya karena memang ini cukup banyak korbannya dan target kita harus kita tuntaskan,” pungkasnya. (Luki) 

 

Berita Terkait

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB
Grafik Pemuda Jadi Petani Rendah, Lampung Gaungkan Tagline Jadi Petani Itu Keren
Jokowi Titip Pesan Stabilkan Inflasi di Lampung
Dapid: Mengapa PLN Lampung Tidak Memfungsikan PLTU?
Lampung Pemain Penting dalam Perdagangan Rempah Nusantara
Wujudkan Madrasah Bermutu, Dirjen Pendis Luncurkan KMA 450 Tahun 2024 di Lampung
Pemprov Lampung Lakukan Percepat Perekaman KTP Jelang Pilkada
Mukhlis Basri Masuk Daftar Anggota Pansus Angket Pengawasan Haji DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:22 WIB

Tradisi Seharga Nyawa

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:14 WIB

Tukang Fotokopi Pun Tahu Itu

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:12 WIB

Jiwa Binatangnya Tertinggal

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:36 WIB

Masih Belum Puas Dijajah Selama 350 Tahun?

Minggu, 30 Juni 2024 - 15:21 WIB

Jurnalisme di Persimpangan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | Senin, 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 02:48 WIB

Politik

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA

Minggu, 14 Jul 2024 - 19:11 WIB

Sekretaris Disdkbud Lampung, Tommy Efra Hamdarta. (Foto: Ist)

Lampung

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Jul 2024 - 17:06 WIB

Polres Lamteng meningkatkan kegiatan preventif seperti Patroli KRYD di lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas, Minggu (14/7/2024). (Asep/NK)

Lampung Tengah

Cegah Kejahatan Jalanan, Patroli KRYD Polres Lamteng Ditingkatkan

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:49 WIB