Pendapatan Sektor Pajak Balam Naik 7 Persen

Agis Dwi Prakoso

Jumat, 28 Juni 2024 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala BPPRD Kota Bandarlampung, Yusnadi Ferianto, saat diwawancarai di ruang kerjanya. (Foto: Agis)

Plt Kepala BPPRD Kota Bandarlampung, Yusnadi Ferianto, saat diwawancarai di ruang kerjanya. (Foto: Agis)

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung mengklaim pendapatan khusus pajak pada per triwulan ke II tahun 2024 naik dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala BPPRD Kota Bandarlampung, Yusnadi Ferianto, menyebut pendapatan sektor pajak pada triwulan ke II tahun 2024 telah mencapai 4 persen, Jumat (28/6).

“Untuk keseluruhan pendapatan daerah khusus pajak sudah mencapai 48 persen lebih kalau hitungan rupiahnya mencapai kurang Rp257 miliar lebih. Tapi kalau secara keseluruhan termasuk retribusi kita sudah hampir Rp310 miliar. Sampai hari ini terkait PAD naik Rp 2,8 miliar penyumbang terbanyak merata ada dari hotel dan restoran,” kata Yusnadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut hal itu sudah cukup baik bila dibandingkan dengan tahun lalu dimana ada kenaikan sebanyak 7 persen.

“Sudah cukup baik lah, sebab kita Dispenda melakukan berbagai cara untuk mencapai target dengan mengupayakan strikerisasi yang menunggak, tapping box kita cek setiap hari dan Alhamdulillah pendapatan pajak-pajak naik, mulai dari hotel, reklame dan lainnya,” ungkapnya.

Menurut dia, hingga saat ini pihaknya belum memberi sanksi tegas kepada wajib pajak nakal sebab begitu diberikan teguran pertama masyarakat langsung membayarkan pajaknya.

“Sekarang WP bandel kita berikan surat teguran pertama, kedua, dan ketiga setelah itu masih nakal kita turun tim kita segel. Tapi sejauh ini tidak ada karena mereka kalau dikasih teguran pertama, langsung bayar,” jelasnya.

Dengan perolehan tersebut, pihaknya optimistis target PAD yang ada di tahun 2024 bisa tercapai sepenuhnya.

“Separuh perjalanan di triwulan dua angkanya sudah 48 persen, maka kita optimis akan mencapai target dengan upaya yang dilakukan masuk kedalam triwulan III per 1 Juli nanti,” tandasnya. (Agis) 

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB