BERBAGI

Lampung Tengah (Netizenku.com): Di hari ulang tahun ke-73 Kabupaten Lampung Tengah mencatatkan prestasi yang sangat membanggakan. Di bawah kepemimpinan Bupati, Loekman Djoyosoemarto, Pemerintah Kabupaten memperoleh prestasi dalam bidang pengelolaan keuangan daerah.

Kabupaten berjuluk Beguwai Jejamo Wawai ini mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dimana di tahun 2018 lalu Lampung Tengah hanya mampu mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian.

Penghargaan ini diberikan atas capaian hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2018 yang telah diserahkan ke BPK.

Atas capaian itu Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.

“Predikat ini adalah bentuk pengabdian kita kepada Kabupaten Lampung Tengah,”kata Loekman.

Predikat ini lanjut Loekman diharapkan dapat memacu adrenaline seluruh jajaran untuk bersama-sama mempertahankannya.

“Saya minta kedepannya seluruh OPD untuk lebih giat lagi, dan dapat mempertahankan predikat yang telah diberikan oleh BPK,”ujarnya.

Sementara Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung, Sunarto menjelaskan Kabupaten Lamteng sebelumnya pada tahun 2018 mendapatkan predikat WDP. Untuk tahun ini, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan BPK Pemkab Lamteng diberikan predikat WTP.

“Hasil pemeriksaan yang kita lakukan tentang pengelolaan keuangan Pemkab Lamteng tahun 2018 termasuk implementasi rencana aksi yang telah dilakukan Pemkab Lamteng maka kita berikan predikat WTP,” ujarnya.

Sementara, terkait HUT ke-73 Loekman menilai Lamteng sudah memasuki usia yang terbilang cukup tua. Ia menegaskan agar kedepan seluruh stakeholders yang ada dapat berfikir dan bekerja dengan keras, cerdas, serta mencari terobosan-terobosan atau inovasi agar kedepannya dapat menajadi lebih baik lagi.

Bupati Loekman mengatakan untuk mewujudkan Lamteng yang lebih maju dan lebih baik, tidaklah dapat dilakukan oleh dirinya saja. Namun diperlukan kerjasama yang baik, diperlukan komitmen bersama dengan stakeholders, serta seluruh unsur elemen masyarakat.

Bupati juga mengajak seluruh aparatur di jajaran Pemkab tersebut untuk saling intropeksi diri masing-masing.

“Ini moment untuk kita intropeksi diri, artinya apabila kita sudah melaksanakan tugas pokom dan fungsi dengan baik mari kita pertahankan dan tingkatkan lagi supaya menjadi lebih baik lagi. Jika belum maksimal, mari kita berupaya untuk memaksimalkan lagi tupoksi yang ada untuk mendukung system pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Loekman.

Masih dikatakan Loekman, ia juga mengajak seluruh jajarannya untuk mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Lamteng tentang program-program pembangunan yang telah dicapai dan yang akan dilaksanakan. Hal ini agar masyarakat memahami bahwa pemkab telah bekerja keras dalam rangka mewujudkan Lamteng yang lebih aman, nyaman, serta baik lagi di masa yang akan datang.

Pada kesempatan itupula Bupati mengingatkan di era teknologi dan informatika yang serba digitalisasi, aparatur pemerintah kiranya dapat mencegah berdarnya berita-berita bohong atau hoax. Khusysnya hoax politik, sosial budaya yang akan berdampak pada perpecahan dan merusak persatuan kesatuan bangsa khusunya di Lamteng.

Sebagai aparatur lanjut Bupati, hendaknya menjadi garda terdepan untuk memberiman contoh yang baik kepada masyarakat.”Mari kita gunakan dunia maya dan media sosial dengan sehat dan berkualitas demi Kabupaten Lamteng yang lebih baik lagi di masa-masa mendatang,” pungkasnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here