Pelaku UMKM Bandarlampung Diuntungkan Manfaat Jargas PGN Hingga 50 Persen

Leni Marlina

Selasa, 30 Juli 2024 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas lapangan PGN area Lampung, saat melakukan kunjungan ke outlet Sate Utami Cabang Wayhalim. (Leni/NK)

Petugas lapangan PGN area Lampung, saat melakukan kunjungan ke outlet Sate Utami Cabang Wayhalim. (Leni/NK)

Bandarlampung (Netizenku.com): Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Lampung, khususnya Bandarlampung semakin diuntungkan dengan keberadaan Jaringan Gas (Jargas) PGN sebagai Subholding Gas Pertamina, yang terbukti lebih ekonomis dan hemat 30 hingga 50 persen.

Hal tersebut diutarakan Owner Sate Utami Cabang Wayhalim, Dimas, yang sejak dua bulan lalu sudah beralih ke Jargas PGN. Ditemui di outletnya tersebut, ia mengakui selisih pemakaian terpaut jauh dengan bahan bakar yang sebelumnya digunakan.

Dijelaskannya, outlet Sate Utami sebelum menggunakan Gas PGN dalam sehari dapat menghabiskan satu atau lebih tabung bahan bakar ukuran 12 Kg. Namun sejauh ini kurang ekonomis karena gas mengendap yang tersisa di dalam tabung tidak dapat lagi digunakan dan terbuang, lantaran tekanannya sudah rendah. Meski api tetap hidup pada kompor, namun tidak begitu besar pengaruhnya ke masakan di atasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Owner Sate Utami Cabang Wayhalim, Dimas, bersama karyawannya memperlihatkan instalasi Jargas PGN. (Leni/NK)

“Outlet kami baru dua bulan menggunakan Gas PGN, setelah dihitung selisih yang terjadi rata-rata di atas 30 persen bahkan hingga 50 persen, pemakaian saat ini sekitar 2 jutaan per bulan sejak pakai Jargas, dari sebelumnya 4-5 juta. Nah ini secara bisnis jelas menguntungkan, apalagi penggunaannya simple, tidak harus gonta ganti tabung,” ujar pria berkacamata itu, Senin (29/7/2024).

Baca Juga  Pemprov Lampung Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, UMKM Ikut Terdongkrak

Dilanjutkannya, perbedaan lain yakni api yang dihasilkan dari kompor juga lebih besar, sehingga makanan lebih cepat matang dan tersaji lebih cepat ke pelanggan. Sejauh ini diakuinya tidak terjadi kendala, meski harus ada penyesuaian dari kompor, namun tetap fleksibel.

“Sejauh ini tidak terjadi kendala berarti, kalaupun ada saat menghubungi petugas PGN mereka cepat tanggap, dan komplain langsung ditangani,” katanya.

Diketahui Sate Utami Wayhalim yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim tersebut, sudah beroperasi sejak 2015, buka pada pukul 8.00-21.00 WIB. Pengunjung biasanya ramai pada jam istirahat siang, dan jam makan malam, pelanggan disuguhi berbagai pilihan menu seperti tongseng, gule dan sop. Outletnya juga melayani pemesanan online pada berbagai aplikasi.

Nyala api maksimal pada kompor setelah menggunakan Jargas PGN. (Leni/NK)

Area Head PGN Lampung, Ahmad Abrar mengatakan, sebelumnya lokasi outlet Sate Utami sudah menjadi pelanggan segmen rumah tangga, namun karena kebutuhan pelanggan untuk berusaha, dilakukan penyesuaian intalasi dengan tekanan yang dibutuhkan oleh pelanggan.

Baca Juga  65 Ribu Siswa Bandar Lampung Jadi Sasaran BIAS

“Kalau sebelumnya di sini sudah terdaftar sebagai pelanggan Jargas Rumah Tangga, tetapi api yang dihasilkan berbeda tekanannya. Sehingga kami upgrade ke instalasi untuk Jargas pelanggan UMKM, dengan minimun pemakaian 500M³ per bulan,” ujar Abrar.

Dilanjutkannya, PGN Area Lampung di 2024 ini sudah mendapatkan permohonan berlangganan sebanyak 21 pelanggan UMKM. 11 diantaranya sedang dalam proses. Terutama di area yang sudah dilalui saluran pipa gas, seperti di Kecamatan Telukbetung Utara, Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Barat, Kedaton, Labuhan Ratu, Wayhalim, Tanjung Seneng, dan Sukarame.

Area Head PGN Lampung, Ahmad Abrar. (Leni/NK)

Namun demikian, pelaku UMKM yang daerahnya belum dilewati pipa gas PGN, tidak perlu berkecil hati. Karena PGN melalui PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) juga telah memperkenalkan produk Gaslink C-Cyl yakni, Compressed Natural Gas (CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial, yang disalurkan menggunakan tabung dengan kapasitas 24m3 atau setara dengan 20 Kg.

Kehadiran Gaslink C-Cyl akan semakin memperluas pemanfaatan gas bumi, khususnya bagi pelanggan yang masih belum terjangkau oleh gas pipa, baik untuk sektor industri, komersial termasuk UMKM, sehingga dapat merasakan manfaat dan keunggulan gas bumi.

Baca Juga  Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Keunggulan tersebut juga cukup menarik perhatian Dimas yang juga memiliki beberapa outlet Sate Utami, seperti di Natar, dan Kemiling, nampaknya ia cukup berminat dan antusias untuk menjadi pelanggan Gaslink C-Cyl tersebut, karena sudah merasakan secara langsung manfaat dari Jargas yang digunakannya saat ini.

Selain penggunaan gas yang cukup banyak, dalam sehari bisa 3-4 tabung 12 Kg. Ia juga optimis jika memang Gaslink C-Cyl dapat digunakan di outletnya itu akan sangat memudahkan. Tidak hanya Natar, outlet Kemiling juga digadang-gadang akan menjadi pelanggan.

“Kalau program C-Cyl, untuk biaya cukup ekonomis, semua sudah terkontrak atau sewa, baik instlasi, meteran, semua kami sediakan dari PGN,” tutur Abrar.

Ia juga menyebutkan, meski keberadaan sektor UMKM di Lampung sudah cukup mumpuni, namun target market UMKM 6 bulan ke depan tetap harus digenjot volume kontribusinya.

“Untuk area yang sudah dilintasi pipa gas ini semoga bisa mendapatkan manfaatnya, kedepan sambungan baru ditarget sebanyak-banyaknya terutama pelanggan UMKM,” tuturnya. (Leni)

Berita Terkait

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung
Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB