Oknum Pegawai BI Lampung Diduga Aniaya Istri Siri

Redaksi

Rabu, 30 Juni 2021 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum MN, Anthon Ferdiansyah SH MH. Foto: Ist

Kuasa hukum MN, Anthon Ferdiansyah SH MH. Foto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com): AD oknum pegawai Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Lampung yang dilaporkan ke Polisi terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap istri sirinya berinisial MN (30), terancam di bui.

Pasalnya, kasus tersebut saat ini sudah masuk dalam tahap penyidikan.
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana membenarkan kabar tersebut.

“Ya, benar. Sudah gelar perkara pada Rabu, 16 Juni 2021 lalu dan kini masuk tahap penyidikan,” kata Resky, Selasa (29/6) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpisah, kuasa hukum MN, Anthon Ferdiansyah SH MH mengaku bersyukur kasus tersebut naik ke tahap sidik. Dia berharap penyidik segera menyelesaikan proses penyidikan dan menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka.

“Alhamdulilah, setelah melalui proses penyelidikan yang panjang, laporan kami diputuskan masuk dalam tahapan penyidikan. Saya berharap pihak Polresta Bandarlampung bisa bekerja dengan baik dan profesional sehingga dapat menentukan tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan ini,” kata Anthon di Kantornya Jalan Pulau Pisang Nomor 99C Korpri, Sukarame, Bandarlampung.

Anthon menambahkan, pada Rabu (23/6) pihaknya telah menerima pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) serta pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari penyidik.

“Surat pemberitahuan tersebut juga sudah dikirimkan penyidik ke Kepala Kejaksaan Negeri Bandarlampung,” imbuhnya.

Anthon menegaskan, dirinya sebagai kuasa korban hanya ingin menuntut keadilan.

“Di mana klien kami sudah mendapatkan perlakuan yang tidak wajar sebagai seorang wanita atau istri. Seharusnya AD sebagai lelaki gentlemen menyelesaikan perkara rumah tangganya tanpa menggunakan kekerasan. Apabila AD merasa sudah tidak lagi mencintai MN kembalikan saja MN ke orang tua nya secara baik-baik bukan justru malah mencampakannya tanpa rasa kemanusiaan serta pertangungjawaban sama sekali, hal tersebut sangat melukai perasaan klien kami yang saat ini mengalami trauma baik secara pisik maupun psikis akibat perlakuan AD tersebut,” kata Anthon.
Diberitakan sebelumnya, AD oknum pejabat di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Lampung dilaporkan ke Polresta Bandarlampung, pada 11 November 2020 silam dengan dugaan penganiayaan terhadap MN.

Anthon Ferdiansyah menjelaskan, MN adalah istri siri AD yang dinikahi pada Februari 2020 di Lhokseumawe, pada saat AD bertugas di Aceh.

Lalu pada Maret 2020, AD dipindah tugaskan ke Lampung. Dia membawa serta MN ke Lampung dan menetap di sebuah kontrakan di salah satu perumahan di Bandarlampung.

“Pada 26 September, saat itu AD sedang berada di kontrakan bersama MN tiba-tiba datang istri dan anak-anaknya lalu terjadi cekcok antara keluarga AD dengan MN,” kata Anthon.

Dia menambahkan, pada peristiwa itu istri dan kedua anak AD diduga memukul MN. Beruntung peristiwa itu bisa dilerai oleh tetangga di perumahan tersebut.

Akibat peristiwa itu, MN mengalami sejumlah luka lebam di tubuhnya dan mengalami tekanan psikologis yang menyebabkan dirinya trauma.

“AD lalu meminta MN kembali ke Aceh dengan menjanjikan akan dicukupkan seluruh kebutuhannya. Namun, hingga kini janji tersebut tidak direalisasikan AD sehingga MN kembali ke Lampung,” ujar Anthon.

Lebih lanjut Anthon menceritakan, peristiwa itu tidak hanya terjadi satu kali. Pada 10 November 2020, saat tiba di Lampung MN langsung menemui AD di kantornya di kawasan Telukbetung.

AD yang sudah mengetahui kedatangan MN menunggu di Pos Satpam. Tak lama kemudian MN tiba di lokasi, mengetahui kedatangan MN, AD kemudian memarahi MN, selanjutnya terjadi cekcok mulut di antara keduanya hingga terjadi pertengkaran fisik di Loby Bank Indonesia.

AD pada saat itu mendorog MN hingga menyebabkan MN terjatuh, hal tersebut dibenarkan oleh beberapa keterangan Saksi yg melihat kejadian tersebut serta diperkuat dengan adanya bukti CCTV di Bank Indonesia yg saat ini seluruh bukti-bukti tersebut sudah ada di tangan penyidik.

Terpisah, AD saat dikonfirmasi tidak merespon WhatsApp dan pesan yang dikirim ke nomor pribadinya.

Kepala Perwakilan BI Lampung, Budiharto Setiawan ketika dikonfirmasi mengatakan, segera mendalami kasus tersebut.

“Kami ada tata tertib dan disiplin pegawai. Ada sanksi bagi pegawai apabila dalam tindakan di dalam atau luar kedinasan mencemarkan dan mengganggu nama baik institusi,” kata dia.

Budiharto menambahkan, jika sudah ada ketetapan pengadilan yang menyatakan AD bersalah, pihaknya akan memberikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Josua)

Berita Terkait

Ketum ABR-I: Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tak Perlu Dikriminalisasi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
“Pidsus Cerdas Pasti Bisa” Tangkap 3 Elit PT LEB dalam Skandal PI Rp271 Miliar
CSR BI: Triga LSM Lampung Desak KPK Periksa Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
Warga Way Kanan Menggulung Tambang Emas Ilegal di PTPN 1, Temuannya Mencengangkan!
Rakyat Lampung Gedor Jakarta: Ultimatum untuk Negara, Ancaman untuk Nusron
Dua Tokoh Lampung Berbeda Pendapat Soal Ukur Ulang HGU SGC: Investasi dan Kepentingan Masyarakat Dipertaruhkan
Catat! Ini Produsen dan Penyalur Minyakita Terdaftar di Lampung

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 21:44 WIB

Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 18:51 WIB

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:34 WIB

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 21:54 WIB

Lampung

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 23 Feb 2026 - 18:51 WIB