Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

ari

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Polisi mengungkap AY (58), tersangka utama perampokan uang Rp800 juta di Jalan Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Senin (19/1/2026) silam, merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan. Ia sebelumnya terlibat perampokan toko emas di Riau.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Saat ini, aparat masih memburu dua pelaku lain yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Hal tersebut disampaikan Kanit Resmob Polda Lampung, Kompol Jonnifer Y, dalam konferensi pers di Mapolres Tubaba, Jumat malam (20/2/2026). Ia hadir mendampingi Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri, AKBP Reinhard H. Nainggolan, S.H., S.I.K., M.M.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan

Menurut Jonnifer, AY merupakan otak di balik aksi perampokan yang terjadi pada Senin (19/1/2026). Ia diketahui pernah terlibat kasus perampokan toko emas di Riau yang menyebabkan korban meninggal dunia dan bebas dari penjara pada 2015.

“AY adalah residivis kambuhan. Di mana pun berada, ia membangun jaringan pelaku pencurian dengan kekerasan,” ujar Jonnifer.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan tiga pucuk senjata api pabrikan beserta amunisi dan empat selongsong peluru yang digunakan saat beraksi. Senjata tersebut diduga dipakai untuk menembak kaca kendaraan truk korban sebelum membawa kabur uang tunai Rp800 juta.

Sementara itu, AKBP Reinhard H. Nainggolan menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari penelusuran arah pelarian pelaku hingga ditemukannya sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan saat beraksi di bawah ruas Tol Lampung-Palembang. Dari lokasi tersebut, tim memperoleh petunjuk yang mengarah kepada AY.

Baca Juga  Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri, Resmob Polda Lampung, dan Satreskrim Polres Tubaba kemudian membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran. Hasilnya, AY berhasil ditangkap bersama dua pelaku lain, yakni TH (48), warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang berperan sebagai eksekutor, serta DAF (33), warga Kabupaten Batu Bara, yang memfasilitasi aksi tersebut. Ketiganya ditangkap di Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (19/2/2026).

Baca Juga  Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi ini murni dilakukan oleh pelaku dari luar, tidak ada keterlibatan orang dalam. Para pelaku sebelumnya telah mempelajari kebiasaan korban yang rutin menyetorkan uang ke bank,” jelas Reinhard.

Polisi kini masih memburu dua pelaku lainnya, masing-masing berinisial J yang berperan sebagai pengendara sepeda motor saat kejadian, serta TO yang diduga memperkenalkan J dan T kepada AY.

Di sisi lain, Kasatreskrim Polres Tubaba AKP Juherdi Sumandi, S.H., M.H., mengungkapkan uang hasil perampokan telah dibelanjakan oleh para tersangka.

“Pengakuan sementara, uang hasil kejahatan sudah digunakan untuk membeli sejumlah barang. Kami masih mendalami aliran dana tersebut,” ujar Juherdi. (*)

Berita Terkait

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia
Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi
Kejurprov LRC 2026 Tubaba Dibuka Meriah di Tengah Hujan
Pemkab Tubaba Resmi Luncurkan Program “Tubaba Q Sehat Home Care”
Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan
Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan
Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa
Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB