Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

ari

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya memperkuat sinergi daerah dalam mendukung program prioritas nasional di bidang penguatan ekonomi kerakyatan.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., di Aula Lantai III Kantor Bupati Tubaba, Rabu (28/1/2026).

Bupati Novriwan Jaya menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat yang bertujuan memperkuat perekonomian masyarakat desa serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Koperasi Merah Putih merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus bagian dari upaya mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mempercepat pembangunan,” ujar Bupati.

Baca Juga  Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Bupati menyampaikan bahwa meskipun pelaksanaan program menunjukkan progres yang cukup baik, keberhasilan pembangunan koperasi tetap membutuhkan kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan.

“Program pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mendorong penguatan ekonomi lokal, optimalisasi potensi daerah, serta pelestarian nilai dan budaya bangsa sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Tubaba, Achmad Nazarudin, S.IP., M.IP., dalam laporannya menyampaikan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 11 tentang percepatan pembangunan koperasi desa.

Baca Juga  Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Menurutnya, program KDMP bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan berbagai unit usaha, antara lain perdagangan sembako, simpan pinjam, layanan kesehatan dasar seperti apotek dan klinik desa, serta usaha di sektor agro dan turunannya.

Berdasarkan data perkembangan pembangunan periode 25 Desember 2025 hingga 26 Januari 2026, masih ditemukan sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya, 14 desa belum memiliki lahan, empat desa telah memiliki lahan namun belum memasuki tahap pembangunan, sembilan desa atau kelurahan memiliki lahan yang belum memenuhi standar ukuran, serta enam desa memiliki lokasi yang dinilai kurang strategis.

Selain itu, dari 70 gerai koperasi yang telah terbangun, sebanyak 17 gerai masih memerlukan pemetaan ulang terkait kelengkapan perizinan, seperti izin bangunan dan persyaratan administratif lainnya.

Baca Juga  Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Dalam rangka percepatan pembangunan, Pemkab Tubaba telah membentuk Tim Verifikasi dan Validasi sesuai Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2020 serta arahan Menteri Dalam Negeri. Tim tersebut bertugas memastikan legalitas dan kesesuaian lokasi pembangunan gerai koperasi.

Untuk desa yang belum memiliki lahan, pemanfaatan aset milik pemerintah daerah menjadi salah satu alternatif solusi yang akan dibahas bersama pemerintah provinsi dan pihak terkait.

Achmad Nazarudin menegaskan bahwa percepatan pembangunan KDMP membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Berita Terkait

DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN
DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh
DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar
Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB