Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya

Arie

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mulai mengubah pendekatan dalam mendorong ekonomi masyarakat. Bukan sekadar menyalurkan bantuan, Pemkab Tubaba kini mengarahkan stimulus ke permodalan usaha agar uang terus berputar di tingkat desa dan melahirkan lebih banyak pelaku usaha baru.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Langkah tersebut diwujudkan melalui Program TubabaQ Berdaya yang juga menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Tubaba. Tahap pertama program ini telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp870 juta kepada masyarakat melalui skema KUR Supermikro dan KUR Mikro.

Program tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Tubaba dan BSI sebagai bentuk penguatan kerja sama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, di Kantor Bupati Tubaba, Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Novriwan Jaya, Bupati Tubaba, mengatakan, penguatan ekonomi kerakyatan harus dilakukan dengan memperbesar perputaran modal di tengah masyarakat.

Menurutnya, pemberian stimulus dalam bentuk pembiayaan produktif dinilai lebih strategis untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha secara mandiri.

“Satu-satunya cara membangun sektor perekonomian masyarakat adalah dengan menambah uang yang beredar. Melalui fasilitasi KUR Super Mikro dan KUR Mikro ini, kita ingin melahirkan pengusaha dan wirausahawan baru di Tubaba,” ujar Novriwan.

Dari tahap awal penyaluran, pembiayaan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan berbagai sektor usaha, mulai dari sembako, perkebunan, perikanan, peternakan hingga usaha produktif lainnya.

Pemkab Tubaba, kata dia, bahkan memasang target yang jauh lebih besar, yakni menargetkan permodalan dapat mencapai Rp500 juta untuk setiap tiyuh.

Baca Juga  BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Pemkab Tubaba Ingatkan Warga Jangan Tergiur Hasil Instan

Dengan jumlah 103 tiyuh di Kabupaten Tubaba, target tersebut berpotensi menciptakan perputaran uang baru lebih dari Rp50 miliar di tingkat masyarakat.

“Ke depan, pemerintah menargetkan angka tersebut dapat ditingkatkan hingga Rp1 miliar per tiyuh sebagai salah satu upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, target tersebut menunjukkan bahwa TubabaQ Berdaya tidak hanya diarahkan sebagai program pembiayaan, tetapi sebagai instrumen untuk membangun ekosistem ekonomi produktif di tingkat tiyuh.

Selain pembiayaan bagi pelaku usaha, program tersebut juga mencakup pembiayaan Tunjangan Hari Tua (THT) melalui skema pembiayaan syariah.

“Pada tahap awal, pembiayaan THT yang disalurkan mencapai Rp59,4 juta kepada penerima manfaat,” ulas Novriwan.

Baca Juga  Tubaba Gandeng BSI Perluas Akses Pembiayaan, KUR Super Mikro Sasar Petani hingga UMKM

Penandatanganan MoU antara Pemkab Tubaba dan BSI menjadi langkah awal untuk memperluas kolaborasi.

Pihaknya berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan serta penguatan ekosistem usaha masyarakat.

Area Manager BSI Bandar Lampung Lutvy Indaka menyampaikan apresiasi atas visi Pemkab Tubaba dalam membangun perekonomian masyarakat melalui akses pembiayaan.

BSI, kata Lutvy, berkomitmen mengawal pelaksanaan program KUR sekaligus mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di kawasan pasar dan masyarakat sekitar dalam kurun waktu dua bulan.

“Kerja sama ini juga akan diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor ekonomi kerakyatan, khususnya pertanian dan peternakan. Dengan dukungan pembiayaan, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menciptakan nilai tambah dari usaha yang dijalankan,” ucapnya.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:31 WIB

Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Rabu, 23 September 2026 - 20:40 WIB

PWI Lampung Selatan Jenguk Sodu Sinaga, Beri Dukungan di Masa Pemulihan

Kamis, 17 September 2026 - 15:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan 5,71 Persen, Egi Dorong Dampaknya Dirasakan Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 11:55 WIB

Pemkab Lamsel Dorong Jurnalis Televisi Perkuat Profesionalisme dan Jurnalisme Positif

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB