Nilai SAKIP Tertinggi di Lampung, Lambar Terus Belajar

Redaksi

Senin, 22 Juli 2019 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Berdasarkan penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  (MenPAN RB) RI, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Lampung Barat mendapat nilai B, merupakan tertinggi di Lampung.

Tetapi walaupun tertinggi di Lampung tidak membuat puas, maka selama dua hari Kepala Bappeda dan jajaran serta Badan Pengelolaan Keuangan Daerah  (BPKD) Lampung Barat melakukan study pembelajaran di Kota Payakumbuh dan kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat tentang SAKIP dan PPD.

Baca Juga  Tak Ingin Warganya Tidur di Teras Rumah Sakit, Parosil Siapkan Rumah Singgah di Bandar Lampung

Kepala Bappeda Lampung Barat, Okmal, M.Si, mengatakan untuk SAKIP Lampung Barat terbaik di Lampung dengan nilai B, tetapi akan terus ditingkatkan maka, dilalukan study pembelajaran di dua wilayah di Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kota Payakumbuh nilai SAKIP dulu CC, sekarang sudah BB, sementara PPD (Perencanaan Pembangunan Daerah) terbaik di Sumatera Barat dan terbaik lima tingkat nasional. Sementara Tanah Datar peringkat 1 nasional katagori kabupaten,\” kata Okmal.

Baca Juga  "Jangan Cuma Narasi dan Teori,” Parosil Sentil Satker Soal Penanganan Bencana

Dijelaskan Okmal, dirinya bersama tim diterima langsung kepada Bappeda Kota Payakumbuh Ifon Satria Chan, M.si, mendapatkan penjelasan dengan detail tentang langkah-langkah yang mereka lakukan selama ini.

\”Alhamdulillah, sebelum menentukan Kota Payakumbuh dan Tanah Datar sebagai lokus study pembelajaran terlebih dahulu disampaikan kepada Bappeda Provinsi Lampung dan Kemen PAN RB, sehingga disini kami mendapatkan penjelasan secara utuh tentang langkah-langkah yang mereka terapkan,\” kata Okmal, Senin (22/7).

Baca Juga  Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

Menurut Okmal, ada lima komponen penting yang dipelajari selama study pembelajaran di Kota Payakumbuh dan Tanah Datar yakni, perencanaan, pengukuran, evaluasi, pelaporan dan capaian kinerja.

\”Lima komponen penting dalam penyusunan SAKIP dan PPD, yang menjadi fokus pembelajaran kami, dan pihak tuan rumah secara baik menyampaikan semua materi yang kami pelajari,\” tandasnya, seraya mengatakan apabila masuk 3 besar nasional dan nilai SAKIP BB dapat insentif daerah. (Iwan)

Berita Terkait

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru