Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang

iwan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yang ditunggu-tunggu warga Lampung Barat akhirnya datang juga. Sekarang, mau ke Lumbok Seminung atau Pasar Tematik nggak perlu ribet lagi. Bus Perintis DAMRI resmi masuk dan siap melayani trayek Liwa–Lumbok Seminung.

Lampung Barat (Netizenku.com): Peresmiannya digelar Selasa pagi (6/1) di Terminal Pasar Liwa. Sekretaris Daerah Lampung Barat, Nukman, mewakili Bupati Lampung Barat, langsung membuka operasional bus tersebut. Tandanya sederhana tapi penuh makna, kendi dipecahkan ke plat bus DAMRI—resmi jalan!

Menariknya, trayek Liwa–Lumbok Seminung ini jadi sejarah tersendiri. Pasalnya, ini kali pertama akses transportasi umum resmi dibuka menuju kawasan wisata Lumbok Seminung dan Pasar Tematik. Artinya, wisatawan dan warga lokal sekarang punya pilihan transportasi yang lebih mudah, aman, dan pastinya ramah di kantong.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soal tarif, nggak perlu khawatir. Untuk Liwa–Lumbok Seminung cukup merogoh Rp15 ribu. Intinya, sekarang warga Lampung Barat punya pilihan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau—mau kerja, sekolah, atau jalan-jalan ke Lumbok Seminung jadi makin gampang.

Sekda Lampung Barat, Nukman, menegaskan bahwa hadirnya Bus Perintis DAMRI adalah bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah.

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Ia berharap layanan ini bisa berdampak langsung pada pergerakan ekonomi masyarakat, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, hingga mempermudah akses pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan.

“Trayek DAMRI, diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata Lampung Barat, terutama destinasi yang selama ini terkendala akses transportasi,” harap Nukman.

Selain trayek baru tersebut, DAMRI Perintis juga melayani dua jalur lainnya, yakni Liwa–Kebun Tebu–Tugu Soekarno dan Liwa–Krui–Bandara Taufik Kiemas–Tanjung Setia–Biha di Kabupaten Pesisir Barat.

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Total ada enam unit bus yang dioperasikan, masing-masing trayek dilayani dua armada pulang pergi. Semua bus berangkat dari Terminal Pasar Liwa, dengan jadwal pagi sekitar pukul 07.30–07.45 WIB dan siang pukul 13.00 WIB, termasuk untuk perjalanan balik. (*)

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB