Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah

iwan

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keputusan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menggandeng Perguruan Tinggi Negeri, khususnya Institut Teknologi Sumatera (ITERA), patut dibaca sebagai langkah rasional seorang pemimpin yang tidak ingin daerahnya berjalan di tempat.

Lampung Barat (Netizenku.com): Ketika sebagian pembantu di lingkaran kekuasaan gagal menunjukkan kerja yang inovatif, kreatif, dan cerdas, maka menghadirkan kekuatan eksternal berbasis ilmu pengetahuan menjadi pilihan yang sah, bahkan perlu.

Pemerintahan daerah sejatinya tidak kekurangan struktur, jabatan, maupun anggaran. Yang sering langka justru gagasan segar dan keberanian melampaui rutinitas. Program yang itu-itu saja, laporan yang penuh basa-basi, serta kebijakan yang minim terobosan membuat visi besar kepala daerah kehilangan daya dorong. Dalam situasi seperti inilah kampus menjadi mitra strategi, bukan sekadar pelengkap.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengundang mahasiswa ITERA melalui program KKN dalam jumlah besar adalah bentuk kejujuran politik: daerah ini membutuhkan perspektif baru. Mahasiswa hadir membawa semangat eksperimentasi, keberanian mencoba, dan kepekaan lapangan yang sering kali hilang di ruang-ruang rapat birokrasi. Mereka bisa melihat potensi desa bukan dari sudut pandang proyek, melainkan dari kebutuhan nyata masyarakat.

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Lebih dari itu, perguruan tinggi menyimpan kekuatan yang selama ini belum dimaksimalkan: dosen dan peneliti. Di saat sebagian “menteri daerah” sibuk menjaga zona nyaman, para akademisi justru terbiasa bekerja dengan data, riset, dan target yang terukur. Melibatkan mereka untuk mengkaji potensi unggulan Lampung Barat sekaligus kerawanan bencana adalah langkah cerdas agar pembangunan tidak lagi berbasis asumsi.

Menggandeng PTN bukan berarti melemahkan peran internal pemerintahan, tetapi menjadi alarm keras bahwa daerah tidak boleh dikorbankan oleh ketidakmampuan aparatur beradaptasi dengan tantangan zaman. Jika birokrasi tak mampu berinovasi, maka ilmu pengetahuan harus diberi ruang untuk mengambil peran.

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Pada titik ini, langkah Bupati Lampung Barat layak didukung sepenuhnya. Ia memilih bergerak, bukan menunggu. Ia membuka pintu kolaborasi, bukan larut dalam pembelaan. Karena membangun daerah bukan soal menjaga perasaan pejabat, melainkan memastikan masa depan rakyat berjalan ke arah yang benar.

Jika kolaborasi dengan PTN ini dijalankan secara konsisten, maka Lampung Barat memiliki peluang besar melompat lebih jauh, menjadi daerah yang dibangun dengan akal sehat, bukan sekadar rutinitas kekuasaan. (*)

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB