Motivasi Petugas, Dewi Kunjungi Pos Pantau Pendatang dan RSUD Batin Mangunang

Redaksi

Selasa, 7 April 2020 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Agung (Netizenku.com): Untuk menambah motivasi dan semangat para  petugas pos pantau Covid-19 di perbatasan Kabupaten Tanggamus. Kaum wanita peduli pencegahan penyebaran Covid-19 yang dikomandoi Dewi Handajani selaku Bupati, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Tanggamus, melakukan kunjungan ke dua pos pantau pendatang dan RSUD Batin Mangungang, Senin (6/4).

Turut bersama Dewi, Ketua TP PKK Tanggamus, Hj. Sri Nilawati Syafi\’i, Ketua Darma Wanita yang juga Ketua Dekranasda dan Ketua GOW, Nur\’aini Hamid Lubis, Kepala Dinas Kesehatan, Taufik dan Kasat Pol PP, Suratman.

Mengawali kegiatannya, Bunda Dewi sapaan akrabnya, dan rombongan mengunjungi pos pantau di Kecamatan Pugung, yang berbatasan dengan Kabupaten Pringsewu. Di tempat ini, bupati selain menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada para petugas, juga memberikan tali asih berupa bahan makanan dan APD (Alat Pelindung Diri).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai dari pos pantau Pugung, Bunda Dewi dan rombongan meneruskan kunjungannya ke Rumah Sakit Batin Mangunang. Hal yang sama dilakukan di tempat ini. Dengan memberikan support kepada para petugas medis di Rumah Sakit, agar senantiasa siap dan siaga dalam menjalankan tugas penanganan Covid-19 di Kabupaten Tanggamus.

Mengakhiri kegiatannya, Dewi dan rombongan mengunjungi pos pantau di Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilaksanakannya adalah sebagai bentuk kepedulian kaum wanita Tanggamus terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanggamus.

\”Memang selaku Bupati yang juga perempuan, saya mencoba berbagi dengan pejuang-pejuang kemanusiaan, baik yang bertugas di pos pantau maupun fasilitas kesehatan yang ada. Baik dari BPBD, Polri, TNI, kesehatan dan instansi vertikal lainnya, dengan  membagikan tali asih sebagai bentuk kepedulian kami untuk menambah motivasi dan semangat.

\”Ayo, bapak ibu tidak sendiri, tapi kami siap membantu bekerja sama bagaimana caranya agar penyebaran Covid-19 ini tidak sampai menjangkiti masyarakat Tanggamus dan bisa dilalui, dengan kebersamaan dan solid,\” ujar Dewi.

Kemudian menyikapi pelaksanaan kegiatan di kedua pos pantau, menurutnya pelaksanaan telah berjalan dengan baik dan telah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Meskipun ia mengakui tidak dapat membendung arus pemudik yang masuk. Namun, tetap berharap agar warga Tanggamus yang berada di perantauan menunda kepulangannya, demi kebaikan keluarga dan tetangga di kampung halaman.

\”Oleh karena itu, upaya maksimal  yang kami lakukan adalah melakukan screening pendatang. Pemudik yang masuk ke wilayah Kabupaten Tanggamus ini dapat dijamin dan dipastikan mereka tersebut tidak menjadi carrier (pembawa) dari penyebaran Virus Corona di Kabupaten Tanggamus,\” terang Dewi.

Untuk itu Pemkab Tanggamus telah memperbanyak pos pantau di sejumlah perbatasan wilayah kabupaten, yakni di Pugung, Semaka, Kelumbayan dan Ulubelu.

\”Selain itu, usaha sosialisasi dan edukasi di masyarakat secara masif terus dilakukan. Mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan pekon, dengan seluruh tim surveilen, yang melibatkan aparat,\” imbuhnya.

Dewi melalanjutkan, pemeriksaan di pos pantau juga difokuskan pada mereka yang masuk Tanggamus, dan belum di screening di tempat lain, serta diberlakukan untuk semua jenis kendaraan, baik pribadi, umum, travel dan kendaraan barang, seperti L300, truk dan fuso.

Selanjutnya, sejalan dengan kebijakan gugus tugas pusat, dirinya mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar tidak ada lagi warga yang tidak menggunakan masker.

Namun, mengingat sementara ini ketersediaan masker medis sangat terbatas. Oleh karenanya penggunaan masker kain pun diperbolehkan, dengan syarat tertentu, paling tidak terdiri dua atau tiga lapisan, lalu empat jam pemakaian harus dicuci atau diganti dengan masker lainnya.

\”Jadi saya imbau masyarakat pun dapat menggunakan masker dan membuat secara mandiri, disamping bantuan yang kami berikan, sehingga tidak ada alasan untuk tidak menggunakannya. Dengan ini juga, upaya pencegahan penyebaran virus bisa kita putus,\” pungkas Dewi. (Arj/len)

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB

Pringsewu

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:52 WIB