Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai acara serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kotaagung yang digelar di Aula Lapas Kotaagung, Sabtu (18/4/2026).
Tanggamus (Netizenku.com): Momentum ini menandai berakhirnya masa tugas Andi Gunawan dan dimulainya kepemimpinan baru oleh Ruh Harijadi.
Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanggamus, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, jajaran kepolisian dan TNI, Kejaksaan, BNN, serta para pejabat lapas dan rutan di wilayah Lampung. Kehadiran para undangan menambah kekhidmatan prosesi yang sarat makna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan diawali dengan tarian tradisional Lampung, dilanjutkan penyematan kalung bunga kepada pejabat lama dan pejabat baru sebagai simbol penghormatan. Lagu kebangsaan Indonesia Raya turut berkumandang, memperkuat nuansa nasionalisme dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Andi Gunawan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama menjabat sebagai Kalapas Kotaagung. Ia mengaku, masa pengabdiannya selama hampir dua setengah tahun meninggalkan banyak kesan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran, mitra kerja, stakeholder, dan rekan-rekan media. Dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan tugas kami di Lapas Kotaagung,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, momen pisah sambut ini diiringi perpindahan tugas sejumlah pejabat eselon, di antaranya Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) dan Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) yang mendapat penugasan di luar Lampung. Sementara itu, dirinya akan melanjutkan pengabdian di Sulawesi.
Di balik suasana formal, Andi turut mengenang pengalaman selama bertugas di Tanggamus, termasuk saat menikmati keindahan wisata bahari Kotaagung. Salah satu pengalaman yang paling diingatnya adalah ketika memancing di tengah laut dalam kondisi ekstrem.
“Pernah suatu waktu mesin perahu mati di tengah laut. Itu pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” kenangnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.
“Segala kekurangan menjadi bahan evaluasi kami ke depan. Mohon maaf atas hal-hal yang kurang berkenan selama kami bertugas,” tutupnya.
Sementara itu, Kalapas Kotaagung yang baru, Ruh Harijadi, memperkenalkan diri sekaligus memohon dukungan dari seluruh pihak. Ia mengungkapkan bahwa penugasan di Kotaagung merupakan pengalaman pertamanya bertugas di Pulau Sumatera setelah puluhan tahun mengabdi.
“Selama 54 tahun usia dan 30 tahun masa kerja, ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Sumatera. Saya mohon bimbingan, dukungan, dan kerja sama dari semua pihak agar dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” ujarnya.
Ruh berharap sinergi dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin. Menurutnya, keberhasilan dalam menjalankan tugas di lembaga pemasyarakatan tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi yang solid.
“Tanpa dukungan bapak dan ibu semua, saya tidak bisa berbuat banyak. Untuk itu, saya berharap pintu koordinasi dan komunikasi selalu terbuka,” katanya.
Pisah sambut ini tidak sekadar seremoni pergantian jabatan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan pengabdian sekaligus awal harapan baru bagi peningkatan kinerja dan pelayanan di Lapas Kelas IIB Kotaagung ke depan. (*)








