Menko PMK Pantau Kebutuhan Oksigen RS di Lampung

Redaksi

Kamis, 8 Juli 2021 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan ke Provinsi Lampung, guna memantau kebutuhan tabung oksigen untuk penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung, Kamis (8/7).

Dalam kunjungan tersebut, Muhadjirm engapresiasi perjuangan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengupayakan pemenuhan kebutuhan tabung oksigen untuk penanganan Covid-19.

“Saya kira langkah-langkah yang sudah sangat bagus di sini,” ujar Muhadjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhadjir mengatakan bahwa kebijakan dari pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan oksigen yakni 100 persen diperuntukan untuk kesehatan.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong KDMP Ubah Pola Ekonomi Desa agar Nilai Tambah Tak Mengalir ke Kota

Maksudnya, kata Muhadjir, seperti pada pusat pengisian dan juga distributor tabung oksigen yang sebelumnya diperuntukan untuk kebutuhan di Sektor Industri, kini dihentikan dan fokus pada penanganan Covid-19.

“Tadi saya sudah mengecek di pusat pengisian dan juga distributor yang ada di Lampung, mereka sudah menyatakan bahwa kebutuhan di Sektor Industri maupun untuk las sudah dihentikan, sekarang digunakan untuk rumah sakit,” katanya.

Menurutnya, Provinsi Lampung sudah mengambil langkah-langkah yang tepat dalam penyediaan oksigen.

Menurut Muhadjir, instruksi Presiden melalui Kordinator PPKM Darurat sudah dilakukan oleh Provinsi Lampung.

Baca Juga  Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Minta Distribusi ke Luar Daerah Diawasi Ketat

“Tidak hanya di wilayah Jawa dan Bali tetapi termasuk di luarnya yakni di Lampung sudah mematuhi perintah itu,” katanya.

Muhadjir meminta kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memberikan solusi agar kebutuhan oksigen terus dapat terpenuhi.

Muhajir menilai kebutuhan oksigen tidak hanya di Pulau Jawa saja, namun meningkat drastis salah satunya di Provinsi Lampung.

“Saya katakan kepada Bapak Gubernur agar dicari jalan keluar jangan sampai kebutuhan oksigen, baik untuk rumah sakit maupun masyarakat terutama yang sedang melaksanakan isolasi mandiri tidak terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga  Harga Gabah Lampung Tembus Rp8.000, DPRD Dorong Relaksasi HPP hingga Desember

Muhadjir berharap ke depan langkah-langkah lainnya bisa terus diambil oleh pemerintah daerah.

“Bapak Gubernur sudah ada inisiatif, mudah-mudahan bisa menjadi jalan keluar,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bersama jajarannya akan terus mengupayakan terpenuhinya kebutuhan oksigen.

“Solusinya Insya Allah akan terpenuhinya kebutuhan oksigen,” ujar Arinal.

Arinal mengintruksikan jajaran Dinas Kesehatan untuk segera melakukan inventarisir berapa kebutuhan oksigen di seluruh rumah sakit.

“Saya meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk menginventarisir semua rumah sakit, baik rujukan maupun yang tidak segera menginventarisir berapa kebutuhannya,” katanya.(red)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru