Memasuki Penghujan, Hati-hati Nyawa Hilang karena Pohon Tumbang

Redaksi

Rabu, 7 November 2018 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap pohon-pohon besar yang memiliki potensi untuk tumbang.

Pada Rabu (7/11) siang, pohon kedondong hutan dengan diameter 90 Cm tumbang dan menimpa ruko salah seorang warga di Jalan RE Martadinata, Telukbetung Timur.

Tak hanya merusak ruko yang diketahui milik Mahyuna, pohon kedondong hutan itu juga menutup akses jalan hingga keadaan lalulintas menjadi macet. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun tim dari BPBD membutuhkan waktu cukup lama untuk memotong pohon agar kemacetan dapat terurai.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, BPBD Bandarlampung melalui Sekretaris BPBD, M Rizky mengingatkan masyarakat Kota Tapis Berseri untuk selalu waspada. Karena banyak kejadian seperti itu yang memakan korban, bahkan menyebabkan kematian.

\”Tadi ada pohon tumbang lagi, untungnya tidak ada korban jiwa, hanya menimpa ruko milik salah seorang warga dan menutup akses jalan. Kejadian seperti ini jangan disepelekan, karena banyak nyawa melayang akibat tertimpa pohon, apalagi ini memasuki musim penghujan,\” kata Rizky saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Dirinya pun meminta agar masyarakat Kota Tapis Berseri melapor jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang.

\”Berpotensi tumbang itu kalau pohonnya keropos, atau dahan rantingnya terlalu lebat. Kalau hujan tanah akan jadi gembur, yang bahaya kalau ada angin kencang. Bisa lapor ke BPBD ataupun ke Dinas Pertanian,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB