Mayat Anonim Pematangsawa Diautopsi di RS Bhayangkara Bandarlampung

Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2020 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Mayat tanpa identitas yang ditemukan di Pekon Kaur Gading, Kecamatan Pematangsawa, dilanjutkan pemeriksaan melalui autopsi di RS Bhayangkara Bandarlampung.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Edi Qorinas, SH, mengatakan autopsi lanjutan dilakukan guna mengungkap penyebab meninggalnya serta menggali ciri-ciri yang akan mempermudah pengungkapan identitas mayat anonim tersebut.

\”Untuk mengungkap penyebab meninggal dan identitas mayat anonim tersebut, maka mayat akan dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Bandarlampung,\” kata AKP Edi Qorinas, mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Oni Prasetya, Rabu (5/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, lanjut Kasat, sudah dilakukan pemeriksaan visum oleh tenaga medis RSUD Batin Mangunang Kotaagung, namun belum dapat disimpulkan penyebab maupun identitas mayat tersebut.

\”Ini merupakan langkah lanjutan, dan mudah-mudah ada hasil terang setelah pelaksanaan autopsi nantinya,\” harapnya.

Baca Juga  PAN Tanggamus Konsolidasi Dini Hadapi Pemilu 2029

Sementara itu menurut Kapolsek Pematangsawa, Ipda Ahmad Junaidi, bahwa proses evakuasi mayat dari lokasi ditemukan sampai RSUD memakan waktu hingga enam jam.

Mayat baru tiba di RSUD Batin Mangunang Rabu (5/8) dinihari, sekitar pukul 01.00 WIB, setelah dievakuasi melalui jalur laut dilanjutkan jalur darat. Dan ketika sampai langsung divisum hingga pukul 5.00 WIB.

\”Sesampainya di RS, terlebih dahulu dilakukan pembersihan dan visum oleh tim Inafis Polres Tanggamus dan tim dokter RSUD Batin Mangunang dengan menggunakan APD lengkap,\” kata Ipda Ahmad Junaidi.

Sambungnya, mayat juga sempat diperiksa di Puskesmas Waynipah, barulah dikirimkan ke RSUD Batin Mangunang, untuk dilakukan identifikasi lalu visum mayat verbal luar oleh dokter.

Kapolsek menjelaskan, hasil visum untuk pemeriksaan luar diketahui, mayat berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan 155 cm, berat badan 60 kg. Kondisi muka sudah tidak dapat dikenali dan kulit kepala terkelupas.

Baca Juga  DPRD Tanggamus Setujui LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

\”Untuk gigi dalam kondisi utuh, tidak ditemukan luka terbuka. Adapun pakaiannya berupa celana panjang warna abu-abu tanpa merek, celana dalam warna putih merek hings ukuran 36 dan tanpa baju,\” jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa sebelumnya mayat ditemukan dengan kondisi telah membusuk, pertama kali di temukan oleh saksi Nabil, pelajar 15 tahun warga Pekon Kaur Gading, Selasa (4/8) sekitar pukul 10.30 WIB.

Ipda Junaidi mengaku dari keterangan saksi, dirinya sedang berada di pantai tersebut melihat sesosok mayat dalam posisi terlentang, dan mulai membengkak serta mengeluarkan bau busuk.

\”Sampai dengan saat ini belum diketahui secara pasti kapan mayat tersebut meninggal, namun diperkirakan sekitar satu mingguan,\” ujar Junaidi.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya bersama Satreskrim Polres Tanggamus bakal menyelidiki temuan mayat di pantai Pekon Kaur Gading tersebut, karena sudah dua kali ada temuan mayat di Kecamatan Pematangsawa dalam waktu yang berdekatan.

Baca Juga  PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Keduanya ditemukan di pantai, atau diduga tenggelam di laut. Lalu keduanya bukan warga Pematangsawa. Untuk mendukung penyelidikan tersebut, maka mayat dievakuasi ke RSUD Batin Mangunang, Kotaagung, bahkan kini di RS Bhayangkara.

Sebelumnya diberitakan, ada juga mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di Pekon Martanda, Kecamatan Pematangsawa pada Sabtu (25/7) lalu. Mayat akhirnya dimakamkan di pekon setempat setelah proses identifikasi selesai.

Hingga saat ini tidak diketahui identitas mayat tersebut dan pihak kepolisian mulai dari Polres Tanggamus dan jajaran Polsek, tidak menerima laporan orang hilang, untuk kepolisian telah mengimbau masyarakat untuk melapor apabila kehilangan anggota keluarga. (Arj/leni)

Berita Terkait

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD
Baru 15 Dapur MBG di Tanggamus Kantongi PBG
PAN Tanggamus Konsolidasi Dini Hadapi Pemilu 2029
DPRD Tanggamus Setujui LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025
Bupati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka
Lantik Kepala Pekon, Bupati Tanggamus, Jangan Coba Coba Salahgunakan Anggaran
136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:30 WIB

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:28 WIB

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:46 WIB

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:32 WIB

DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:00 WIB

DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:42 WIB

DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Berita Terbaru

Lampung

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 13:01 WIB

Tulang Bawang Barat

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:30 WIB

Tulang Bawang Barat

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:28 WIB

Tulang Bawang Barat

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:46 WIB