Lawan Mutasi Virus Corona dengan Protokol Kesehatan 5M

Redaksi

Jumat, 3 Desember 2021 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua IDI Lampung, dr Boy Zaghlul Zaini, saat mengisi acara talkshow RRI di Hotel Emersia, Bandarlampung, Kamis (2/12). Foto: Netizenku.com

Wakil Ketua IDI Lampung, dr Boy Zaghlul Zaini, saat mengisi acara talkshow RRI di Hotel Emersia, Bandarlampung, Kamis (2/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Kesehatan PBB, WHO (World Health Organization), pada Jumat (26/11) lalu, menyatakan virus corona varian B.1.1.529O atau micron memiliki sejumlah besar mutasi dan beberapa di antaranya mengkhawatirkan atau varian of concern (VOC).

VOC diartikan sebagai varian virus corona yang menyebabkan peningkatan penularan serta kematian dan bahkan dapat mempengaruhi efektivitas vaksin.

Sebelum Omicron, WHO telah menetapkan varian Alpha, Beta, Gamma, dan Delta sebagai VOC.

Baca Juga  Kebakaran Berulang di Way Kambas, Komisi II DPRD Lampung Dorong Pencegahan Diperkuat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Lampung, dr Boy Zaghlul Zaini, mengatakan Omicron masuk dalam VOC karena kemampuan menularnya lebih cepat dari Delta.

“Penularannya berpuluh kali lebih hebat dari Delta. Logikanya, kalau penyakit itu cepat menular, kira-kira bahaya gak buat kita?” Kata dia ketika dihubungi Netizenku, Jumat (3/12) malam.

Baca Juga  Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Minta Distribusi ke Luar Daerah Diawasi Ketat

Untuk melawan mutasi virus corona, dr Boy mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 5M sebagai salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19 dan menjaga kesehatan tubuh.

“Sekali batuk atau bersin saja yang tertular lebih banyak makanya pakai masker,” ujar dia.

Selain vaksin Covid-19, Prokes 5M; memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, dinilai mampu mencegah virus bermutasi. dr Boy menjelaskan virus juga memiliki kemampuan untuk survive dengan bermutasi.

Baca Juga  Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

“Jadi dia bermutasi lagi supaya dia tetap hidup. Prokes dan vaksin ini menghambat penularan virus,” kata dia. (Josua)

Baca Juga: Lingkungan & Imun Pengaruhi Mutasi Virus Corona

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru