Lampung Perkuat Strategi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Hewan

Luki Pratama

Jumat, 19 Januari 2024 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, ketika diwawancarai di kantornya. Foto: Arsip Luki.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, ketika diwawancarai di kantornya. Foto: Arsip Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya untuk memperkuat strategi pengendalian dan pencegahan penyakit hewan. Hal tersebut dilakukan untuk melindungi kesehatan hewan dan mencegah kerugian ekonomi akibat penyebaran penyakit hewan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, mengatakan, bahwa salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan memperketat pengawasan lalu lintas ternak.

Pengawasan lalu lintas ternak dilakukan di pos-pos check point yang tersebar di seluruh wilayah Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pengawasan lalu lintas ternak, petugas akan memeriksa surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan kondisi kesehatan ternak. SKKH adalah dokumen resmi yang menyatakan bahwa ternak telah diperiksa oleh dokter hewan dan dinyatakan sehat.

Jika ternak tidak memiliki SKKH atau menunjukkan tanda-tanda penyakit, maka ternak tersebut akan dikarantina atau dimusnahkan.

“Lampung ini kan salah satu Provinsi yang ketat urusan hewan ternak,” ujarnya kepada awak media, Jumat (19/1).

Selain itu, Pemprov Lampung juga meningkatkan biosekuriti ternak dengan melakukan sanitasi dan desinfeksi baik ternak maupun sarana peternakan.

Baca Juga  Nasib Eks Pekerja BUMD Lampung, 3 Tahun Menanti Pesangon Meski Menang di Pengadilan

Peningkatan biosekuriti ternak bertujuan untuk mencegah masuknya penyakit dari luar Lampung.

Tak hanya itu, Pemprov Lampung pun turut meningkatkan imunitas ternak dengan pemberian suplemen dan vaksinasi.

Terakhir, Pemerintah Provinsi Lampung juga melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat khususnya peternak untuk menerapkan prinsip-prinsip beternak yang baik (Good Farming Practice) dan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian penyakit secara dini. KIE dilakukan melalui berbagai media, seperti penyuluhan, pelatihan, dan sosialisasi.

Baca Juga  5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Melalui, strategi-strategi tersebut ia pun berharap dapat terlaksana efektif untuk melindungi kesehatan hewan dan mencegah kerugian ekonomi akibat penyebaran penyakit hewan.

“Kami berharap dengan strategi-strategi tersebut, penyebaran penyakit hewan di Lampung dapat dicegah,” tuturnya.

Apalagi, lanjut, dia Provinsi Lampung merupakan salah satu penghasil hewan ternak sapi nomor wahid di Sumatera.

“Wajar kalau Kita cerewet, Lampung ini peringkat pertama se-Sumatra untuk kategori hewan ternak sapinya,” tutupnya. (Luki) 

 

Berita Terkait

Soroti Kinerja APBD 2025, Fraksi Golkar DPRD Lampung Desak Evaluasi Menyeluruh
Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak
Pemprov Lampung Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, UMKM Ikut Terdongkrak
Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras
Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat
DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif
Komisi II DPRD Lampung Minta Praktik Meracun Ikan dengan Putas Ditindak Tegas
Warga Bangun Swadaya Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pembangunan Permanen

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB