DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Tauriq Attala Gibran

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, menyoroti masih tingginya ketimpangan ekonomi antarwilayah di Provinsi Lampung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, sekitar 70 persen perputaran ekonomi masih terpusat di wilayah perkotaan, sementara kabupaten hanya menikmati sekitar 30 persen.

Lampung (Netizenku.com): Mikdar mengatakan, kondisi tersebut berdampak pada lambatnya pertumbuhan usaha masyarakat di daerah. Perputaran uang di wilayah kabupaten dinilai jauh lebih kecil dibandingkan kota besar seperti Bandar Lampung.

“Ketimpangan ini harus dijawab dengan kebijakan yang mendorong produktivitas masyarakat daerah, terutama melalui penguatan sektor UMKM,” ujar Mikdar pada, Senin (13/4/2026).

Baca Juga  DPRD Lampung Tegaskan Optimalisasi PAD Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Infrastruktur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, pemerintah daerah perlu lebih aktif memberikan pelatihan kewirausahaan agar masyarakat mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah. Selama ini, banyak komoditas seperti hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan masih dijual dalam bentuk mentah.

Sebagai contoh, Lampung dikenal sebagai salah satu penghasil singkong. Namun, wilayah sentra seperti Lampung Utara dan Way Kanan dinilai belum optimal mengembangkan industri olahan, seperti keripik singkong, yang justru lebih dikenal berasal dari Pringsewu.

Selain itu, potensi komoditas lain seperti telur bebek juga belum dimaksimalkan. Mikdar mendorong pengembangan produk turunan seperti telur asin agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Baca Juga  Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan

Di era digital, ia juga menyoroti kesenjangan kapasitas pelaku UMKM antara wilayah perkotaan dan daerah. Pelaku usaha di kota dinilai lebih adaptif, sementara di daerah masih membutuhkan dukungan, baik dalam bentuk pelatihan maupun kemudahan akses perizinan.

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi pelaku UMKM adalah proses sertifikasi, termasuk label halal, yang masih sulit diakses. Padahal, sertifikasi tersebut penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar.

Di sisi lain, persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian. Meski pembangunan jalan provinsi mengalami peningkatan, kondisi jalan kabupaten masih banyak yang rusak akibat keterbatasan anggaran.

Baca Juga  19 Tahun Dikeluhkan, Jalan Penghubung Tanjung Baru–Baru Ranji Lampung Selatan Dipastikan Diperbaiki 2026

“Perlu terobosan kebijakan agar pemerintah provinsi dapat membantu perbaikan jalan kabupaten tanpa melanggar aturan. Sinergi antar pemerintah daerah sangat diperlukan,” katanya.

Mikdar menegaskan, tanpa pemerataan infrastruktur, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah akan sulit terwujud. Akses jalan yang layak, menurutnya, menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

“Dengan kolaborasi yang kuat dan kebijakan yang tepat, ketimpangan ini bisa ditekan sehingga pertumbuhan ekonomi lebih merata,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD
Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung
Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026
Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular
BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026
Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat
Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:36 WIB

Pascahujan Abu Vulkanik, Polsek Pardasuka Bersama Warga Bersihkan Masjid

Selasa, 8 September 2026 - 12:30 WIB

Pendapatan dan Belanja Pringsewu Naik dalam Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 20:02 WIB

PWI Pringsewu Bekali Siswa MAN 1 dengan Keterampilan Jurnalistik dan Literasi Media

Jumat, 4 September 2026 - 19:59 WIB

Polisi Pringsewu Tingkatkan Patroli, Warga Diimbau Perkuat Pengamanan Kendaraan

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIB

Kapolres Pringsewu Bawa Tumpeng ke Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Pemkab Pringsewu Dorong Pemuda Jadi Pelaku Ekonomi Digital dan Ciptakan Lapangan Kerja

Rabu, 2 September 2026 - 14:51 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Penguatan SPIP dan Manajemen Risiko hingga Level 3

Rabu, 2 September 2026 - 14:49 WIB

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Pangan Beras Tahap II kepada 555 Warga Bumiarum

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 167 | Rabu, 9 September 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 02:29 WIB

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB