Gelombang dukungan terhadap program pro rakyat kembali membahana di Bumi Ruwa Jurai. Aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG (AMAL MBG) turun ke jalan menggelar aksi damai kreatif yang akan di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).
Lampung (Netizenku.com): Aksi massa ini menjadi bukti nyata kepedulian warga dalam mengawal kebijakan pusat. Fokus mereka jelas, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Di sisi lain, mereka juga lantang menyuarakan perang total terhadap korupsi.
Koordinator aksi menegaskan bahwa seluruh aspirasi disampaikan secara tertib, santun, dan konstruktif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mendukung penuh program strategis nasional yang pro rakyat ini. Tapi ingat, tata kelolanya harus bersih dan manfaatnya wajib diperluas,” ujarnya.
Bagi masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah langkah konkret yang sangat dinantikan. Program ini menyasar pemenuhan gizi anak-anak, pelajar, hingga kelompok rentan. Dampak positifnya diyakini mampu mendongkrak sektor kesehatan sekaligus mutu pendidikan generasi penerus bangsa.
Namun, harapan besar itu kini terusik kabar miring. Santer berembus isu dugaan penyimpangan dan praktik korupsi di lapangan.
AMAL MBG menilai, korupsi di sektor ini bukan sekadar merugikan kas negara. Tindakan culas tersebut dinilai tega merampas hak dasar anak-anak untuk tumbuh sehat lewat makanan bergizi yang layak.
Dalam aksi damai tersebut, masa AMAL MBG membawa enam poin tuntutan utama secara terbuka diantaranya,
1. Mempertahankan dan melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis sebagai
program prioritas nasional yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
2. Menjamin keberlangsungan dan perluasan manfaat Program MBG agar dapat
menjangkau seluruh sasaran penerima secara tepat dan merata.
3. Menangkap dan mengadili seluruh pelaku korupsi yang terlibat dalam
penyalahgunaan anggaran maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
tanpa pandang bulu.
4. Melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Program MBG
untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelaksanaannya.
5. Memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang melakukan kecurangan, baik
individu maupun lembaga yang terbukti merugikan masyarakat dan negara.
6. Memperkuat pengawasan publik dengan melibatkan masyarakat, lembaga pengawas, dan unsur terkait dalam pengawalan Program MBG.
Aksi di jantung Kota Bandar Lampung ini menjadi alarm keras bagi para pelaksana kebijakan. Masyarakat Lampung menegaskan, mereka siap berdiri paling depan untuk menyukseskan Program MBG, sekaligus menjadi benteng kokoh melawan korupsi. (*)








