oleh

Lambar Perkuat Integrasi Ekonomi Kreatif

Liwa (Netizenku.com): Pemkab Lampung Barat perkuat integrasi ekonomi kreatif, selain upaya membangun daerah juga, merupakan langkah aktif bupati Parosil Mabsus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

\”Lampung Barat bukan daerah industri, makanya saya berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus membuat program yang terintegrasi dengan ekonomi kreatif,\” kata Parosil.

Menurut Parosil, ekonomi kreatif sudah selayaknya menjadi andalan pertumbuhan ekonomi melihat begitu besar potensi yang dimiliki Lampung Barat.

\”Potensi Lampung Barat untuk mengembangkan ekonomi kreatif sangat besar, ditambah saat ini kabupaten kita sudah menjadi destinasi wisata, dengan demikian OPD dan masyarakat harus sinergi dalam mengembangkan dan memasarkan,\” kata Parosil.

Baca Juga  Dandim Pimpin Upacara Paripurna Bulanan Lambar

Kata Parosil, OPD harus lebih  intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat, bangun jaringan/link, karena saat ini banyak kesempatan pemerintah daerah untuk meminta program pengembangan ekonomi kreatif yang belum mampu di serap.

\”Banyak program pemerintah pusat tentang pengembangan ekonomi kreatif, yang saat ini belum tersalurkan ke Lampung Barat, maka bangun jaringan ke kementerian, sehingga dalam membangun tidak hanya mengandalkan APBD,\” katanya.

Baca Juga  Polres Lambar Terus Backup Pelaksanaan 3T Oleh Nakes

Kemudian, kata Parosil, ekonomi kreatif saat ini mulai memiliki andil besar bagi perkembangan perekonomian bangsa. Peningkatan ekonomi kreatif di Indonesia juga akan menjadi salah satu kekuatan perekonomian di dunia. Pemkab memiliki peran sebagai regulator, fasilitator, dan akselerator dalam pengembangan ekonomi kreatif.

\”Fungsi kita sebagai penyelenggara pemerintah adalah memperjuangkan kesejahteraan rakyat, untuk itu kita harus memfasilitasi masyarakat dengan kegiatan yang bermanfaat, terutama pengembangan ekonomi,\” kata Parosil.

Baca Juga  Jasad Siti Rodiah, Korban Banjir Bandang BNS, Akhirnya Ditemukan

Parosil juga mengajak, OPD yang baru melakukan kegiatan, seperti Festival Sekala Bekhak, Festival Kopi, dan pameran bonsai, harus di evaluasi,  sehingga pelaksanaan kedepan harus lebih baik, dak berkesinambungan.

\”Sukses atau tidaknya festival yang baru kita lakukan harus dievaluasi, yang tujuannya untuk perbaikan kedepan, karena kegiatan tersebut harus berkelanjutan, serta terintegrasi, dan OPD harus melibatkan masyarakat yang mengembangkan ekonomi kreatif,\” tandas Parosil. (Iwan)

Komentar