Kontainer Tak Fungsi, Masyarakat Pesawaran Lebih \’Demen\’ Buang Sampah Sembarangan

Redaksi

Rabu, 11 April 2018 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Soal menumpuknya sampah di Pesawaran, akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, yang berdampak pada tersumbatnya selokan yang mengakibatkan banjir saat musim penghujan.

Hal ini dikatakan Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran, Abu Chalipah (11/4).

\”Terkait masalah sampah di Pesawaran, akibat kurangnya kesadaran masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Mereka (warga) masih suka membuat sampah semaunya,\” kata dia.

Baca Juga  DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk meminimalisir penumpukan sampah tersebut, kata dia, pihaknya padahal telah menyiapkan beberapa kontainer-kontainer tempat penampungan sampah untuk memudahkan masyarakat membuang sampah.

\”Seperti yang terjadi di Desa Wiyono, mereka masih membuang sampah di pinggir jalan utama (Jalan Ahmad Yani). Padahal, tempat sampah sudah kita siapkan, tapi mereka tetap tak mau buang di situ, makanya kontainer yang telah kita siapkan itu kita tarik kembali,\” ungkapnya.

Baca Juga  PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan

Bahkan, kata dia, pihaknya juga telah mencoba melakukan MoU dengan pihak desa maupun perusahaan terkait masalah sampah tersebut. \”Terkait masalah sampah ini juga kita juga sudah koordinasi dengan pamong setempat dan pihak perusahaan, tapi tidak ada tindaklanjutnya dan juga mengenai MoU saat ini masih terkendala dengan minimnya jumlah kontainer yang tersedia,\” jelas Abu.

Untuk itu, lanjut Abu, untuk mengakomodir semua sampah yang ada, Dinas Lingkungan Hidup akan mengajukan kembali tambahan kontainer tempat penampungan sampah pada tahun 2019.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

\”Ini kita lakukan selain untuk meningkatkan kebersihan juga untuk meningkatkan PAD. Saat ini yang tersedia hanya 12 kontainer yang ditempatkan di pemda, DPRD, Islamic Center, Ketapang Bantumenyan dan Sogut. Sedangkan, yang dua itu gak bisa terpakai karena rusak. Paling tidak untuk mengakomodir semua itu, minimal 3 desa 1 kontainer baru mencukupi,\” ungkapnya. (Soheh)

Berita Terkait

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan
Insentif RT di Pesawaran Pakai Dana Desa, AMP Angkat Bicara

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:55 WIB

Pengangkatan Petugas MBG Jadi Pegawai Negara, DPRD Lampung Soroti Nasib Guru Honorer

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:34 WIB

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:06 WIB

Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:59 WIB

HGU SGC Dicabut, Triga Lampung, Negara Harus Pastikan Tak Ada Kelebihan Lahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:52 WIB

Yozi Rizal Minta Pemerintah Pusat Transparan soal Pencabutan HGU Anak Usaha SGC di Lampung

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:41 WIB

Rokok Ilegal Marak, DPRD Lampung Dorong Penindakan Menyeluruh

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Imigrasi Kalianda Gelar Syukuran Hari Bakti ke-76

Senin, 26 Jan 2026 - 18:48 WIB