Ketua Dekopi Lampung Panen Kopi Arabika di Lambar

Leni Marlina

Minggu, 2 Juni 2024 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Kopi Indonesia, Lampung, Mukhlis Basri, panen kopi jenis Arabika, di Kecamatan Sekincau, Lampung Barat. Foto: Arsip NK.

Ketua Dewan Kopi Indonesia, Lampung, Mukhlis Basri, panen kopi jenis Arabika, di Kecamatan Sekincau, Lampung Barat. Foto: Arsip NK.

Liwa (Netizenku.com): Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) Lampung, Mukhlis Basri, melakukan panen kopi jenis Arabika di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat.

Dikatakan Mukhlis, Kabupaten Lampung Barat selama ini terkenal dengan penghasil kopi Robusta terbesar di Lampung, tapi saat ini sudah banyak petani yang menanam kopi jenis Arabika, salah satunya dilakukan Supriyono.

Baca Juga  Satlantas Razia Internal Kelengkapan Identitas Anggota

“Alhamdulillah, hari ini saya diundang Pak Supriyono untuk panen kopi jenis Arabika yang buahnya tidak kalah lebat dengan kopi Robusta, yang memang dikenal menjadi komoditas utama Lampung Barat,” kata Mukhlis.

Menurut anggota komisi I DPR RI tersebut, penanaman kopi arabika yang dilakukan oleh petani Lampung Barat, salah satu bentuk inovasi yang sangat layak dikembangkan, karena segala usaha apabila dilakukan dengan serius, hasilnya akan memuaskan.

Baca Juga  Senam Literasi Diapresiasi Parosil

“Bidang pertanian dan perkebunan apabila digarap dengan serius, berani melakukan inovasi, seperti yang dilakukan Pak Supriyono, tentu akan menghasilkan dan memuaskan, diharapkan pemerintah akan terus melakukan pendampingan,” harapnya.

Apalagi kata Mukhlis, yang merupakan anak petani, saat ini harga kopi biji (green been), sangat tinggi, dimana kopi jenis robusta petik merah harganya mencapai Rp75 ribu/kilogram, sedangkan kopi jenis arabika harganya mencapai Rp250 ribu/kilogram.

Baca Juga  BPBN akan Pasang 73 Unit Rambu Evakuasi-Papan Informasi Bencana

“Tahun ini harga jual tinggi, buah kopinya lebat, petani sejahtera, untuk mempertahankan harga dan semakin tingginya produktifitas, maka pemerintah harus hadir, dengan melakukan pendampingan dan penyediaan sarana-prasarana yang dibutuhkan petani,” tandasnya. (Iwan)

Berita Terkait

Ribuan Masyarakat Suoh Hadiri Pengajian Akbar MTBM
PSHT Lambar Mengesahkan 837 Warga Baru Angkatan 39
Jokowi dan Mukhlis Sejalan Kembangkan Produktifitas dan Kualitas Kopi
Jokowi Obati Kerinduan Masyarakat Lambar ke Presiden Setelah 30 Tahun
Mukhlis Basri Masuk Daftar Anggota Pansus Angket Pengawasan Haji DPR RI
Mukhlis Basri Apresiasi Wacana Kedatangan Jokowi ke Lambar
Kebun Kopi Terbaik Lampung Barat Akan Ditunjukkan Kepada Jokowi
Jumat, Presiden RI Diagendakan Kunjungi Lambar

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:22 WIB

Tradisi Seharga Nyawa

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:14 WIB

Tukang Fotokopi Pun Tahu Itu

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:12 WIB

Jiwa Binatangnya Tertinggal

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:36 WIB

Masih Belum Puas Dijajah Selama 350 Tahun?

Minggu, 30 Juni 2024 - 15:21 WIB

Jurnalisme di Persimpangan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | Senin, 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 02:48 WIB

Politik

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA

Minggu, 14 Jul 2024 - 19:11 WIB

Sekretaris Disdkbud Lampung, Tommy Efra Hamdarta. (Foto: Ist)

Lampung

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Jul 2024 - 17:06 WIB

Polres Lamteng meningkatkan kegiatan preventif seperti Patroli KRYD di lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas, Minggu (14/7/2024). (Asep/NK)

Lampung Tengah

Cegah Kejahatan Jalanan, Patroli KRYD Polres Lamteng Ditingkatkan

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:49 WIB