Kenang Istri SBY, Edy Irawan Bakal Bentuk Majelis Taklim Al-Ani

Redaksi

Rabu, 2 Februari 2022 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua DPD Partai Demokrat Lampung Edy Irawan Arief melakukan kunjungan kerja pertama ke Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pada Selasa (1/2).

Pada kesempatan itu, ia mengatakan akan membentuk majelis taklim Al-Ani. Diketahui, hal tersebut dilakukan guna mengenang almarhumah istri SBY, Ani Yudhoyono yang telah wafat beberapa waktu lalu.

Pada kunjungan itu, ia disambut Ketua DPC Partai Demokrat Tubaba, Busroni dan para kader Demokrat di Taman Faiz Tiyuh (Desa) Way Sido Kecamatan Tulangbawang Udik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edy menyatakan sengaja ke Tubaba karena ingin kenal lebih dekat dengan ketua DPC beserta jajaran dan fraksi Demokrat.

“Nanti siapa pun yang menjadi ketua DPC hasil muscab mendatang, saya minta kinerjanya dipertahankan. Tetapi, targetnya tetap menang Pemilu 2024 ,” terangnya.

Untuk mewujudkan itu, tambah dia, yang pertama pihaknya membangun struktur partai yang paripurna dari DPC, PAC, dan membentuk tim Sahabat AHY (Agus Harimurti Yudhoyono).

“Kemudian kami juga membentuk majelis taklim yang dinamakan Al-Ani, yang mana ini untuk mengenang istri Pak SBY yang telah meninggal dunia,” paparnya.

Pihaknya juga membentuk Lembaga Bantuan Hukum Yudhoyono.

Sementara untuk kriteria calon legislatif akan dibagi wewenangnya antara DPP, DPD, dan DPC. Untuk di Tubaba misalnya, ia menyerahkan ke ketua DPC.

“Karena mereka lebih tahu kondisi caleg-caleg di Tubaba,” paparnya.

Ia berharap kehadirannya menjadi sedikit motivasi, bagaimana pengurus dan kader dapat bersatu dan bekerja keras karena waktu kampanye sangat sempit.

“Jadi gunakan sosialisasi dari hari ini sampai tahapan pemilu dimulai,” imbuhnya.(Agis)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:10 WIB

Lentera Swara Lampung | 164 | Jumat, 17 Juli 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:36 WIB

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 03:10 WIB

Lentera Swara Lampung | 162 | Senin, 29 Juni 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 01:59 WIB

Lentera Swara Lampung | 161 | Senin, 22 Juni 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:01 WIB

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:05 WIB

Lentera Swara Lampung | 159 | Jumat, 22 Mei 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:53 WIB

Lentera Swara Lampung | 158 | Jumat, 8 Mei 2026

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Audiensi dengan DPRD, Bahas HPN dan Porwanas 2027

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:45 WIB

Lampung

PTPN I Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:07 WIB

Bandarlampung

PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP

Jumat, 28 Agu 2026 - 17:20 WIB