Kemenag Lampung Sosialisasikan Bahaya Judol dan Larang ASN Terlibat

Luki Pratama

Rabu, 3 Juli 2024 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanwil Kemenag Lampung, Puji Rahardjo, ketika mengisyaratkan sampai jumpa kepada jamaah haji. (Foto: Arsip Luki)

Kanwil Kemenag Lampung, Puji Rahardjo, ketika mengisyaratkan sampai jumpa kepada jamaah haji. (Foto: Arsip Luki)

Pemerintah masif mensosialisasikan bahaya Judi Online (Judol) dan melarang pegawai pemerintahan terlibat dalam permainan yang menawarkan harapan palsu itu. 

Bandarlampung (Netizenku.com): KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Lampung, Puji Raharjo, turut aktif dalam upaya pemberantasan Judol.

“Kemenag Lampung menindaklanjuti Instruksi Kementerian Agama RI untuk mensosialisasikan bahaya judi online dan melarang ASN di lingkungan Kemenag bermain judi online,” ujarnya ketika diwawancarai awak media, Rabu (3/7).

Baca Juga  Pemprov Dirikan Layanan Terpadu Satu Atap 

Larangan ini dilakukan berjenjang, melibatkan seluruh pimpinan Kemenag hingga tingkat kecamatan.

“Penyuluh agama, penghulu, dan guru juga diminta mensosialisasikan bahaya judi online di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.

Kemenag Lampung juga menyertakan materi bahaya Judol dalam khutbah Jumat di seluruh Lampung. ASN yang terlibat judi online akan dikenakan sanksi sesuai aturan disiplin PNS, mulai dari hukuman ringan hingga pemecatan.

Baca Juga  Buka Turnamen Futsal, Wabup Pringsewu Lampung Imbau Sportif

“Saya mengajak keluarga-keluarga di Lampung untuk menghindari judi online. Jika keluarga memastikan anggotanya tidak terlibat, Lampung akan aman,” ungkapnya.

Puji menegaskan, Judol berdampak negatif secara psikologis dan ekonomi, serta merusak hubungan keluarga.

Al-Qur’an, sambungnya, jelas melarang judi dalam Surah Al-Maidah ayat 90-91, yang menyebutkan bahwa judi adalah perbuatan setan yang harus dihindari karena menimbulkan permusuhan dan menghalangi manusia dari mengingat Allah.

Baca Juga  Pemprov Harap Pesawaran Jadi Pendorong Laju Pembangunan

“Ketika seseorang terlibat dalam judi, fokus dan komitmennya terhadap ibadah dan nilai-nilai moral terganggu. Merusak hubungan dengan Allah dan sesama manusia,” tandasnya. (Luki) 

Berita Terkait

Ini Tips Perlindungan Data Pribadi Ala OJK Lampung
Ombudsman Lampung Terima 72% Laporan Dugaan Maladministrasi pada Triwulan II 2024
Sambut Siswa Baru, SMK SMTI Bandar Lampung Gelar MADABINTAL
Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus dari SMA
Pj Gubernur Lampung Harapkan Sistem Zonasi Jadikan Sekolah Unggul
Target PAD UPTD BPK2LP Naik Mencapai 140 Juta
Hingga Triwulan Kedua, UPTD BPK2LP Layani 3869 Hewan
Pj Gubernur Lampung Ajak PMII Bersinergi Bangun Lampung

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:59 WIB

Ini Tips Perlindungan Data Pribadi Ala OJK Lampung

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:04 WIB

Sambut Siswa Baru, SMK SMTI Bandar Lampung Gelar MADABINTAL

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:37 WIB

Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus dari SMA

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:01 WIB

Pj Gubernur Lampung Harapkan Sistem Zonasi Jadikan Sekolah Unggul

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:13 WIB

Target PAD UPTD BPK2LP Naik Mencapai 140 Juta

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:29 WIB

Hingga Triwulan Kedua, UPTD BPK2LP Layani 3869 Hewan

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:11 WIB

Pj Gubernur Lampung Ajak PMII Bersinergi Bangun Lampung

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:02 WIB

Pemprov Bakal Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan ke 79 di Kota Baru

Berita Terbaru

Anggota KPU Lampung, Agus Riyanto. (Foto: Antara)

Politik

6,5 Juta Masyarakat Lampung Telah Dicoklit

Jumat, 19 Jul 2024 - 20:08 WIB

Ist/NK

Lainnya

32 Provinsi Dipastikan Ikuti Porwanas XIV Kalsel

Jumat, 19 Jul 2024 - 20:05 WIB

OJK Lampung gelar pertemuan bersama warga Kelurahan Gunung Sari dan Kelurahan Kampung Tempel, korban penyahgunaan data pribadi. (Ist/NK)

Bandarlampung

Ini Tips Perlindungan Data Pribadi Ala OJK Lampung

Jumat, 19 Jul 2024 - 19:59 WIB

Penulis: Leni Marlina

Kolom

Pesta Perceraian Etiskah?

Jumat, 19 Jul 2024 - 19:46 WIB