Kejari Tubaba Perketat Pengawasan Dana Desa

ari

Kamis, 9 Oktober 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa (DD) dan aset tiyuh melalui audit rutin serta pembinaan berkelanjutan. Langkah ini diambil guna mencegah penyimpangan dan memperkuat tata kelola keuangan desa yang transparan.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Penegasan tersebut disampaikan Kasi Intelijen Kejari Tubaba, Ardi Herlian Syach, mewakili Kajari Mochamad Iqbal, saat kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan program Sistem Kerja Bersama untuk Tiyuh (Sikebut) dalam rangka Program Jaga Desa 2025 di Balai Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan itu dihadiri oleh Tim Sikebut yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), camat, APDESI, serta para pendamping dan kepala tiyuh se-Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Baca Juga  Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ardi menjelaskan, evaluasi kali ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah monitoring khusus yang sebelumnya dilakukan di beberapa tiyuh. Ia menyoroti dua hal penting dalam pengelolaan Dana Desa.

“Pertama, kebiasaan penarikan tunai dalam jumlah besar yang tidak wajar harus diubah. Kedua, penyaluran Dana Desa termin satu dan dua tahun 2025 akan kami audit secara menyeluruh bersama inspektorat dan tim,” ujar Ardi.

Baca Juga  Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung

Menurutnya, audit akan dilakukan setiap termin pencairan Dana Desa untuk memastikan kesesuaian antara laporan dan kondisi riil di lapangan. Melalui program Sikebut, sinergi antarinstansi diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas tanpa mengganggu tugas pokok masing-masing lembaga.

“Kami tetap mengedepankan pembinaan. Tapi kalau sudah diperingatkan dan masih melanggar, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegasnya.

Selain pengawasan keuangan, Ardi juga menyoroti pengelolaan aset tanah tiyuh yang dinilai masih bermasalah. Ia mengungkapkan, hampir seluruh aset tanah tiyuh belum memiliki legalitas resmi.

Kejari, kata Ardi, telah meminta Dinas PMT agar seluruh tiyuh segera melakukan pendataan aset, termasuk jumlah, lokasi, dan status dokumennya, untuk kemudian dikoordinasikan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar seluruh aset desa memiliki legalitas sah.

Baca Juga  Inovasi JLABAT, Warga Tubaba Antusias Borong Motor dan HP Murah di Kejari

Lebih lanjut, Ardi menekankan mulai tahun 2026, penyaluran Dana Desa harus sepenuhnya mengacu pada dokumen perencanaan yang telah ditetapkan. Penarikan dana juga harus sesuai perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, sehingga tidak lagi ditemukan penarikan Dana Desa yang tidak wajar.

“Tidak boleh ada lagi kegiatan di luar rencana. Semua penggunaan Dana Desa harus tertuang jelas dalam dokumen perencanaan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik
Inovasi JLABAT, Warga Tubaba Antusias Borong Motor dan HP Murah di Kejari
Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa
Ekspor Perdana Tapioka Lampung ke China Capai 3.330 Ton
Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung
Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB