oleh

Kebakaran, Prayitno Butuh Bantuan Warga

Tanggamus (Netizenku.com): Dugaan api berasal dari dapur mengakibatkan kebakaran rumah milik Prayitno (55) Warga Dusun 3 Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Tanggamus, Senin (24/2) siang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun rumah semi permanen ukuran 6×9 itu rata dengan tanah dan tidak ada barang yang dapat diselamatkan. Adapun barang terbakar berupa sepeda motor Yamaha Mio Soul warna putih berikut STNK dan BPKB, televisi ukuran 32\”inch, kulkas, komputer, magicjar, printer serta uang tunai Rp3 juta.

Selain itu dokumen keluarga berupa KTP, KK, BPJS, lalu ijazah SD, SLTP, SMA milik anak korban, Maria Ningsih, ijazah SD Jofan Septian Azis Dafi.

Kapolsek Talang Padang, Iptu Khairul Yassin Ariga, S.Kom mengatakan, kebakaran rumah korban tepatnya di Dusun3 RT/RW 010/005 Pekon Gisting Bawah Kecamatan, Gisting, Tanggamus sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga  Tanggamus Gelar Pembinaan Lintas Agama

\”Atas peristiwa itu, Polsek Talang Padang telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi-saksi,\” ungkap Iptu Khairul Yassin mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Lanjutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun atas kebakaran tersebut korban mengalami kerugian diatas Rp60 juta.

\”Tidak ada korban jiwa, namun kerugian korban diatas Rp60 juta,\” tegasnya.

Iptu Khairul Yassin menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi Masyani (49) yang merupakan tetangga korban yang melihat ada kobaran api di bagian dapur rumah korban.

Saat kejadian rumah korban tersebut dalam keadaan kosong kemudian saksi memberitahukan peristiwa tersebut kepada Burhadi (50) selaku suami saksi yang sedang bekerja sebagai buruh bagunan di seputaran lokasi yang berjarak sekira kurang lebih 1 kilometer.

Baca Juga  Tim I-CARE Balitbangtan Kunjungi Poktan Airnaningan

Setelah mendengar laporan istrinya, saksi Burhadi langsung berlari menuju rumah korban yang sudah dalam keadaan terbakar dan api sudah membesar, setelah itu saksi juga meminta tolong kepada warga sekitar akan tetapi api tidak bisa dipadamkan.

\”Api cepat membesar mengingat bahwa bahan kontruksi bangunan rumah tersebut terbuat dari papan kayu yang mudah terbakar,\” jelasnya.

Untuk menghindari kejadian serupa, pada kesempatan tersebut Kapolsek mengimbau masyarakat untuk memeriksa keadaan sebelum meninggalkan rumah.

\”Sebelum keluar rumah, periksa kembali kondisi rumah baik kompor maupun listrik. Kemudian juga guna menghindari kejahatan, pintu-pintu dan jendela dipastikan telah terkunci,\” ujarnya.

Baca Juga  Tak Jera, Ahadi Kembali Diciduk Polisi Karena Mencuri Kerbau

Sementara itu Yatmi selaku tetangga korban mengatakan bahwa saat sudah diketahui warga, kondisi api sudah membakar seluruh rumah, dan tidak lama kemudian rumah langsung rubuh. Seluruh rumah beserta seisinya habis terbakar.

\”Tidak ada yang tahu, tahunya cuma asap hitam saja. Terus dicari-cari tidak tahunya rumah. Waktu itu api sudah bakar semuanya,\” kata Yatmi.

Menurut korban Prayitno, dirinya hanya bisa pasrah atas peristiwa ini. Kini harapannya ada bantuan kepadanya, sebab kesehariannya cuma bekerja sebagai tukang bangunan.

\”Harapannya bisa dibantu, dari mana pun karena kondisinya sudah seperti ini,\” ucap Prayitno lirih. (Arj)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *