Kasus Omicron Melandai Wisata Kuliner UMKM Bung Karno Mulai Menggeliat

Redaksi

Sabtu, 12 Maret 2022 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno, Jalan Gatot Subroto, Garuntang, kembali dibuka pasca menurunnya kasus Omicron di Kota Bandarlampung, Sabtu (12/3). Foto: Netizenku.com

Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno, Jalan Gatot Subroto, Garuntang, kembali dibuka pasca menurunnya kasus Omicron di Kota Bandarlampung, Sabtu (12/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno di Jalan Gatot Subroto, Garuntang, Bandarlampung kembali dibuka pasca kasus Omicron melandai secara nasional, khususnya di kota setempat, Sabtu (12/3).

Sebelumnya, Pemkot Bandarlampung menutup sementara kegiatan Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno sejak tiga pekan lalu akibat lonjakan kasus Covid-19.

Salah satu pelaku UMKM, Defa, mengaku pendapatannya berkurang sejak Taman Bung Karno ditutup meski dia juga membuka stan di toko.. Pun di hari pertama Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno dibuka hari ini, suasana masih terlihat sepi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lumayan terasa kurang pemasukan. Hari ini masih sepi belum ramai kayak biasanya mungkin besok Minggu,” harap dia.

Baca Juga  Lampung Harus Melakukan Ini Agar Kenaikan NTP Bulanan Benar-Benar Bermakna

Defa membuka usaha Es Teh Nusantara sejak Taman UMKM Bung Karno diresmikan oleh Megawati Soekarnoputri secara daring pada 28 Oktober 2021 lalu.

Pelaku UMKM lainnya, Hendro, yang membuka usaha mie ayam merasakan hal serupa. Pandemi Covid-19 turut berdampak pada usaha yang dirintisnya.

“Selama ditutup kita buka di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tanjung Gading, tapi omset di sini (Taman UMKM) agak lumayan lah,” kata dia.

Warga Tanjung Gading ini mengaku bisa menjual mie ayam hingga 100 mangkuk lebih di Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno yang dibuka setiap Sabtu dan Minggu.

Baca Juga  Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025

“Kalau di Jalan Perintis Kemerdekaan bisa jual 50 mangkuk. (Taman UMKM) ini membantu kita memberikan pemasukan kalau ditutup otomatis agak berkurang juga (pemasukan),” ujar dia.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bandarlampung Sukarma Wijaya didampingi Kepala Dinas Perdagangan Ardiansyah, dan Kepala Dinas Pangan I Kadek Sumartha meninjau hari pertama Taman UMKM Bung Karno dibuka pasca kasus Omicron melandai.

Kasus Omicron Melandai Wisata Kuliner UMKM Bung Karno Mulai Menggeliat
Pj Sekda Kota Bandarlampung Sukarma Wijaya saat ditemui di Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno, Sabtu (12/3). Foto: Netizenku.com

Sukarma Wijaya mengatakan Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno dibuka kembali karena pengendalian Covid-19 secara nasional dan di Bandarlampung sudah membaik.

“Karena persentase penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 sampai dengan tahap ketiga sudah memadai,” kata dia.

Pemkot Bandarlampung, lanjut dia, akan berupaya mengembalikan geliat ekonomi di kota berjuluk Tapis Berseri setelah dua kali penetapan PPKM Level 3. 

Baca Juga  Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan

Khususnya Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno yang menjadi maskot Kota Bandarlampung dan menjadi program unggulan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dalam pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM.

“Kita sama-sama menanggung, masyarakat menanggung beban, pemerintah juga merasakan dampak. Ketika tidak ada geliat usaha ekonomi maka pendapatan asli daerah (PAD) kita melambat,” ujar dia.

Sukarma Wijaya berharap masyarakat bersama pemerintah kota bisa menghadapi persoalan-persoalan dampak dari pandemi Covid-19.

“Semakin menjadikan pendewasaan bagi kita bahwa di masa pandemi, yang alhamdulilah sekarang diturunkan menjadi status endemi, menjadikan kita lebih kuat,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:28 WIB

DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:24 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Senin, 12 Januari 2026 - 20:04 WIB

Mirzani Tekankan Bank Lampung Harus Berdampak bagi Ekonomi Daerah

Senin, 12 Januari 2026 - 16:57 WIB

Warga Way Dadi Desak Penyelesaian Lahan dalam RDP DPRD Lampung

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:52 WIB

KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:42 WIB

Wagub Jihan Apresiasi Penggalangan Bumbung Kemanusiaan Pramuka Lampung

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:42 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Inisiatif Perda Anti LGBT

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gubernur Lampung Tutup AI Ideathon 2025, Lahirkan Inovasi untuk Desa

Berita Terbaru

Lampung

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:24 WIB