Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Didominasi KDRT

Luki Pratama

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPTD PPPA) Provinsi Lampung, Rya Melanie,  ketika diwawancarai di ruang kerjanya. (Foto: Arsip Luki)

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPTD PPPA) Provinsi Lampung, Rya Melanie, ketika diwawancarai di ruang kerjanya. (Foto: Arsip Luki)

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPTD PPPA) Provinsi Lampung, Ria Melanie, menyatakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak didominasi oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) Kementerian PPPA RI hingga 16 Juni 2024, tercatat sebanyak 63 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan total 73 korban yang telah ditangani oleh PPPA di wilayah Lampung.

Baca Juga  Wagub Jihan Lantik Pengurus YJI Lampung

“Kebanyakan kasusnya dalam rumah tangga berupa KDRT. Persentasenya sebesar 54,8 persen dari seluruh kasus,” jelas Ria Melanie kepada awak media, Jumat (21/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain KDRT, terdapat pula kasus persetubuhan dan pencabulan. Mengenai penanganan KDRT, Ria mengakui bahwa penanganannya sangat kompleks.

Namun, ia menegaskan apapun kesalahan yang diperbuat oleh lelaki, tindakan kekerasan tetap tidak dibenarkan.

Baca Juga  Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan

Sebagai langkah awal penanganan, terangnya, UPTD PPPA akan melakukan asesmen untuk menentukan langkah-langkah penanganan terhadap kasus KDRT.

“Kami melihat dulu kasusnya dan korban yang terlibat. Korban harus kami dampingi termasuk memberikan trauma healing. Apalagi jika KDRT ini disaksikan oleh anak, itu akan berdampak buruk pada kondisi psikologis anak,” terangnya.

Langkah awal, imbuhnya, ia akan mencoba melakukan mediasi dengan pasangan yang terlibat KDRT. Untuk mempertimbangkan dampak dari keputusan berpisah mereka.

Baca Juga  Tahun Baru di Bawah Bayang Siklon: Lampung Diminta Waras di Tengah Euforia

“Banyak yang akhirnya rujuk lagi. Namun, sering kali ini menjadi lingkaran setan, di mana mereka menjadi mesra dalam fase honey moon setelah rujuk, tetapi kemudian KDRT terjadi lagi,” imbuhnya.

Ia juga mendorong korban KDRT untuk tidak takut melapor.

“Jangan takut melapor. Kami malah bingung ketika tidak ada yang melapor,” pungkasnya. (Luki) 

Berita Terkait

DPRD Lampung Dukung Kehadiran Taksi Listrik
Pemprov Lampung Gandeng Investor Hadirkan Taksi Listrik Ramah Lingkungan
DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD
Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru
Mirzani Tekankan Bank Lampung Harus Berdampak bagi Ekonomi Daerah
Warga Way Dadi Desak Penyelesaian Lahan dalam RDP DPRD Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:45 WIB

DPRD Lampung Dukung Kehadiran Taksi Listrik

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:45 WIB

Pemprov Lampung Gandeng Investor Hadirkan Taksi Listrik Ramah Lingkungan

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:28 WIB

DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:24 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Senin, 12 Januari 2026 - 16:57 WIB

Warga Way Dadi Desak Penyelesaian Lahan dalam RDP DPRD Lampung

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:52 WIB

KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:42 WIB

Wagub Jihan Apresiasi Penggalangan Bumbung Kemanusiaan Pramuka Lampung

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Dukung Kehadiran Taksi Listrik

Rabu, 14 Jan 2026 - 12:45 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:24 WIB