Gubernur Sampaikan Keberhasilan Pemprov Lampung Turunkan Angka Stunting 

Redaksi

Kamis, 26 November 2020 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan strategi dan keberhasilan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menurunkan angka stunting, saat menerima kunjungan kerja Tim Spesifik Komisi IX DPR RI dalam rangka pengawasan stunting di Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (26/11).

Menurut Gubernur Arinal, Pemerintah Provinsi Lampung sangat fokus menurunkan angka stunting sesuai dengan visi kami Rakyat Lampung Berjaya termasuk penanganan kesehatan.

Arinal mengatakan angka stunting di Provinsi Lampung sendiri telah terjadi penurunan, hal ini terlihat dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan pada Riskesdas Tahun 2018, prevalensi stunting Provinsi Lampung 27,3 persen atau terjadi penurunan 15,3 persen bila dibandingkan prevalensi tahun 2013 sebesar 42,6 persen.

\”Sejak tahun 2018 hingga saat ini, Provinsi Lampung telah melaksanakan pecegahan stunting yang dilaksanakan melalui intervensi spesifik maupun intervensi sensitif,\” katanya.

Arinal menyebutkan pada tahun 2018, intervensi stunting diprioritaskan di 3 Kabupaten yaitu Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Lampung Timur.

Kemudian, di tahun 2019 diprioritaskan di Kabupaten Tanggamus dan untuk di tahun 2020 diprioritaskan di Kabupaten Lampung Utara dan Pesawaran.

Baca Juga  Biosolar B50 Mulai Didistribusikan ke Seluruh SPBU di Lampung, Pasokan Naik Jadi 2.797 KL per Hari

\”Sedangkan tahun 2021 diprioritaskan di Kabupaten Tulang Bawang, Way Kanan, Pringsewu dan Kota Bandar Lampung,\” ujarnya.

Gubernur Lampung sendiri juga telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor G.295/VI.01/HK/2020 Tahun 2019 tentang Pembentukan Tim Panelis Penilaian Review Kinerja Kabupaten/Kota Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Lampung Tahun 2020.

Kemudian Keputusan Gubernur Lampung Nomor 6/314/VI.01/HK/2020 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Rencana Aksi Daerah Pangan Dan Gizi (RAD-PG) Provinsi Lampung Tahun 2020-2024.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan berbagai upaya dan langkah-langkah untuk penanganan stunting di Provinsi Lampung.

Langkah tersebut di antaranya melakukan pertemuan FGD stunting bersama Bappeda Provinsi Lampung dan seluruh tim penilai aksi konvergensi stunting.

Kemudian, pertemuan FGD stunting bersama Dinas PMD Provinsi Lampung, tenaga ahli pendamping Desa, Kabupaten/Kota dan penanggungjawab program gizi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

\”Kami juga telah melakukan rapat aksi konvergensi stunting bersama tim Dinas Kesehatan dan Dinas PPPA se- Provinsi Lampung,\” ujar Reihana.

Baca Juga  DPRD Lampung, Swadaya Warga Bangun Jalan Jadi Evaluasi bagi Pemkab Lampung Timur

Reihana menyebutkan pihaknya juga melakukan kegiatan supervisi terpadu intervensi spesifik penanganan stunting di desa lokus bersama Kepala Desa, KPM dan Puskesmas.

Kemudian, melakukan pertemuan orientasi surveilas gizi dalam pemantauan pertumbuhan balita di Kabupaten lokus dan kunjungan balita stunting dalam rangka supervisi terpadu intervensi spesifik penanganan stunting di desa lokus bersama TP PKK Provinsi Lampung.

\”Termasuk adanya pertemuan STBM Santri Sehat terpadu di desa lokus dan pertemuan koordinasi penguatan penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),\” katanya.

Kadis Kesehatan ini juga menuturkan pihaknya melakukan pengejaran target pecepatan stop buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) Kabupaten/Kota sampai tahun 2024.

\”Juga pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil dengan kekurangan energi kronik (KEK) dan pemberian PMT untuk balita kurus,\” ujarnya.

Reihana mengatakan dalam upaya penanganan stunting ini juga, Pemerintah Provinsi Lampung memiliki suatu wadah bernama Lampung Stunting Agency (LSA).

\”Ini merupakan suatu wadah yang juga bisa menghimpun CSR dari perusahaan yang akan membantu untuk penurunan stunting,\” katanya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ansory Siregar mengapresiasi Gubernur Arinal bersama jajaran dan stakeholder terkait yang mampu menurunkan angka stunting hingga dibawah angka rata-rata nasional.

Baca Juga  Fatikhatul Khoiriyah Resmi Pimpin PKB Lampung Utara

Namun demikan, Ansory meminta agar angka stunting di Provinsi Lampung untuk terus diturunkan.

\”Tugas kita bagaimana agar stunting ini kita turunkan dan kita ingin stunting di Provinsi Lampung untuk terus diturunkan kalau perlu juga dilombakan bebas stunting disetiap desa, kecamatan di Provinsi Lampung,\” ujar Ansory.

Ansory menjelaskan kunjungannya itu untuk menghimpun data-data dan informasi yang komperhensif dan akurat tentang penanganan stunting yang dilakukan di Provinsi Lampung.

\”Kita juga ingin memperoleh masukan apakah terdapat permasalahan dalam upaya penanganan masalah stunting dan upaya penyempurnaan yang dapat ditempuh dimasa yang akan datang,\” katanya.

Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kuwat Sri Hudoyo juga mengapresiasi Gubernur Arinal yang memiliki komitmen yang kuat dalam hal penanganan stunting.

\”Ada Peraturan Gubernur, SK Gubernur bagaimana mengkoordinasikan dan mengkonvergensi penanganan stunting di Provinsi Lampung dan terlihat hasil-hasilnya, kami rasakan sudah menunjukkan tanda-tanda kebaikan,\” ujar Kuwat.(rls)

Berita Terkait

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata
Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung
Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat
Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:24 WIB

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Gunung Agung Juara Tubaba Football League U-17, Bupati Dorong Pembinaan Talenta Muda Berkelanjutan

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB

Pringsewu

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:23 WIB

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB